Presiden Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Lebih Siap Hadapi Perubahan Cepat

ED
Sabtu, 12 Maret 2022 | 05:54 WIB
Bagikan
Presiden Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Lebih Siap Hadapi Perubahan Cepat

VISI.NEWS | SOLO - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mengingatkan, perguruan tinggi harus lebih siap menghadapi perubahan zaman dan dunia yang bergerak cepat. Salah satu tugas perguruan tinggi adalah menyiapkan SDM unggul sesuai kebutuhan dunia industri.

"Waktu untuk menyiapkan SDM unggul tidak panjang. UNS bersama perguruan tinggi lain, supaya menyiapkan hal ini dalam dua tahun sebelum Indonesia menghadapi bonus demografi pada tahun 2030," ujar Kepala Negara, dalam amanat di depan Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS) pada peringatan Dies Natalis UNS ke-46, di Auditorium GPH Haryo Mataram, Kampus Kentingan, Jumat (11/3/2022).

Di sidang terbuka senat akademik yang dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dan Mensesneg Pratikno, Presiden Jokowi, menyatakan senang terhadap kebijakan Kemendikbud berupa program Kampus Merdeka. Presiden melihat, melalui program tersebut para mahasiswa dapat mempelajari ilmu baru di luar program studi di dunia industri.

Kepala Negara berharap, program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kemendikbud Ristek dapat mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara lain, termasuk menyiapkan talenta digital. “Digital talent itu penting, termasuk AI, cloud computing, digital design, digital marketing, blockchain, semuanya (penting). Kita harus memiliki SDM itu,” tandasnya.

Ketika Presiden Jokowi menghadiri serangkaian kegiatan dies natalis UNS, selain sidang terbuka senat akademik, kepala negara meresmikan gedung UNS Tower "Ki Hadjar Dewantara" dan meninjau pameran di Solo Technopark, tidak banyak wartawan lokal yang diizikan meliput. Di lokasi sidang terbuka dan di lokasi pameran, masing-masing hanya diberikan tempat untuk lima wartawan.

Bertepatan dengan dies natalis ke-46 UNS tersebut, Presiden Jokowi juga meresmikan mulai beroperasinya sekolah vokasi di Kota Madiun.

Pada bagian lain amanatnya, Presiden Jokowi, mengungkapkan, tantangan global yang semakin berat, dampak dunia yang mengalami perubahan sangat cepat sehingga Indonesia tidak sampai menjadi korban.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.