Presiden Jokowi akan "Ngundhuh Mantu" dengan Tradisi "Tumpak Punjen"
Dalam upacara "Tumpak Punjen", rencananya Presiden Jokowi akan melakukan ritual yang disebut "Nyebar Udhik-udhik" atau menebar harta benda.
Udhik-udhik tersebut ditebar di resepsi "Ngundhuh Mantu" untuk diperebutkan para tamu yang hadir dalam resepsi.
Dalam rangkaian acara "Ngundhuh Mantu", keluarga Jokowi juga mengadakan resepsi di Pendapa Agung Pura Mangkunegaran dan "pesta rakyat" di halaman Pamedan Mangkunegaran.
Dalam "pesta rakyat", juga digelar pentas seni di panggung terbuka yang ditempatkan di 4 titik lokasi, yaitu depan Loji Gandrung, depan Taman Sriwedari, kawasan Timuran dan Kemlayan.
Berbeda dengan suasana Loji Gandrung yang dirias secara sederhana, sejak beberapa hari sebelum resepsi hampir seluruh kawasan istana Pura Mangkunegaran "direvitalisasi."
Bahkan tembok pagar yang mengelilingi kawasan istana dicat ulang dan didirikan both-both untuk "pesta rakyat."
Dalam 2 hari menjelang resepsi yang rencananya akan digelar selama sehari penuh, Minggu (11/12/2022), ratusan karangan bunga ucapan selamat sudah berdatangan.
Pada Sabtu siang, di sepanjang sisi luar pagar tembok istana Mangkunegaran telah "terkepung" karangan bunga, termasuk dari para pejabat tinggi negara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!