Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pelaksana Tugas Gubernur BI
VISI.NEWS — Pemerintah secara resmi menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI). Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pengunduran diri tersebut dan menyampaikan apresiasi atas pengabdian Perry yang memimpin bank sentral selama hampir tujuh tahun.
Kepastian itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026). Menurutnya, Presiden menerima pengunduran diri Perry Warjiyo disertai ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan selama memimpin Bank Indonesia.
"Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin Bank Indonesia," ujar Prasetyo.
Ia mengatakan pemerintah selanjutnya akan memproses penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberhentian secara hormat Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Proses tersebut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mekanisme pergantian pimpinan bank sentral.
Selama proses penetapan gubernur definitif berlangsung, kepemimpinan Bank Indonesia akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Penunjukan tersebut dilakukan secara otomatis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.
Prasetyo menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, Deputi Gubernur Senior memiliki kewenangan menjalankan seluruh tugas dan fungsi Gubernur Bank Indonesia apabila terjadi kekosongan jabatan.
"Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara. Di dalam catatan yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti," katanya.
Dengan penunjukan tersebut, Destry akan memimpin operasional dan pelaksanaan tugas Bank Indonesia hingga pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat menyelesaikan proses pengisian jabatan gubernur secara definitif sesuai mekanisme yang diatur dalam undang-undang.
Pemerintah memastikan pergantian kepemimpinan tersebut tidak akan mengganggu jalannya tugas dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral. Seluruh kebijakan dan operasional lembaga akan tetap berjalan normal, termasuk pelaksanaan kebijakan moneter, pengelolaan sistem pembayaran, serta upaya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Prasetyo menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kesinambungan koordinasi dengan Bank Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
Ia menjelaskan Bank Indonesia tetap memiliki mandat utama menjaga stabilitas nilai rupiah dan kebijakan moneter, sedangkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan bertanggung jawab menjalankan kebijakan fiskal. Kedua institusi tersebut, kata dia, akan terus bekerja secara terkoordinasi agar berbagai kebijakan ekonomi berjalan selaras.
"Kami mewakili pemerintah menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa marilah kita terus menjalankan tugas kita sesuai dengan kewenangan kita yang sudah diberikan oleh undang-undang, di mana BI memiliki peranan untuk menjaga moneter kita, sementara pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan juga menjalankan fungsi menjaga fiskal tentunya tetap di dalam koordinasi yang erat," ujar Prasetyo.
Pengunduran diri Perry Warjiyo menandai berakhirnya kepemimpinannya di Bank Indonesia setelah hampir tujuh tahun menjabat sebagai gubernur bank sentral. Selama masa kepemimpinannya, Bank Indonesia menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari menjaga stabilitas ekonomi di tengah pandemi Covid-19, mengendalikan inflasi, memperkuat nilai tukar rupiah, hingga mempercepat transformasi sistem pembayaran digital dan pendalaman pasar keuangan.
Pemerintah berharap masa transisi kepemimpinan Bank Indonesia dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu kepercayaan pasar maupun stabilitas sektor keuangan. Dengan kepemimpinan sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti, koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia dipastikan tetap berjalan untuk menjaga stabilitas moneter, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!