Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

Prabowo Soroti Gangguan Asing karena Kekayaan Alam Indonesia

Desi Rossilawati
Jumat, 16 Mei 2025 | 17:30 WIB
Bagikan
Prabowo Soroti Gangguan Asing karena Kekayaan Alam Indonesia
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan adanya kekuatan-kekuatan yang tak menginginkan Indonesia menjadi negara kuat dan bersatu dan terpecah belah. Peringatan itu disampaikan saat ia meresmikan produksi perdana dua sumur migas milik Medco E&P Natuna di Lapangan Forel dan Terubuk, Jumat (16/5/2025), melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Jakarta. "Kita resmikan kali ini membuktikan bahwa kita punya masa depan yang gemilang, masa depan yang cerah. Justru karena kekayaan kita, justru karena masa depan kita gemilang, kita harus waspada," ujar Prabowo. Menurutnya, peresmian proyek minyak dengan kapasitas produksi awal 20.000 barrel per hari ini merupakan bukti bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. Ia menyebut capaian itu sebagai wujud semangat membangun kemandirian dan menjaga masa depan bangsa. "Kita buktikan hari demi hari, sebagaimana saudara buktikan hari ini, bahwa kita mampu. Kita bekerja terus, kita memperkuat diri sehingga kita amankan masa depan untuk anak-anak dan cucu-cucu kita," lanjutnya. Sebelumnya, dalam acara halalbihalal bersama para purnawirawan TNI-Polri (6/5/2025), Prabowo juga menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia seperti nikel, bauksit, dan kelapa sawit menjadikan negara ini target gangguan dari pihak luar. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyadari pentingnya ketahanan nasional berbasis kemandirian energi. Prabowo mengatakan kelapa sawit memiliki potensi luar biasa yang bisa menjadi bahan bakar dan tidak perlu impor BBM, sambil mengingatkan pentingnya tekad bangsa. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.