Prabowo dan MBS Bahas Konflik Timur Tengah

ED
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:09 WIB
Bagikan
Prabowo dan MBS Bahas Konflik Timur Tengah

VISI.NEWS | BANDUNG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan percakapan telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas eskalasi konflik yang semakin memanas akibat perang antara Iran dengan Israel serta keterlibatan Amerika Serikat.

Percakapan antara kedua pemimpin negara tersebut menjadi salah satu upaya diplomasi di tengah kekhawatiran dunia internasional terhadap dampak konflik yang berpotensi meluas. Dalam diskusi itu, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya menghentikan aksi militer yang dinilai dapat memperburuk situasi keamanan regional maupun global.

Menurut keterangan yang disampaikan melalui akun resmi X milik Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, pembicaraan telepon tersebut secara khusus membahas perkembangan terbaru dari konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Yang Mulia (Pangeran MBS) meninjau melalui telepon dengan Presiden Indonesia perkembangan eskalasi militer di kawasan dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas regional dan internasional,” tulis pernyataan resmi kementerian tersebut, Kamis (12/3/2026).

Dalam percakapan tersebut, Prabowo menegaskan sikap Indonesia yang menyerukan penghentian segera berbagai aksi militer yang tengah berlangsung di kawasan itu. Ia mengingatkan bahwa konflik bersenjata yang terus berlangsung berpotensi menimbulkan dampak luas, tidak hanya bagi negara-negara yang terlibat langsung, tetapi juga bagi stabilitas global.

“Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Seruan tersebut muncul di tengah situasi yang semakin memanas di Timur Tengah. Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat dilaporkan semakin intens dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan itu bahkan meluas hingga melibatkan sejumlah wilayah perairan strategis yang menjadi jalur perdagangan energi dunia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.