Pos Logistik Halim Salurkan 198 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) yang berada di Baseops Halim Perdana Kusuma Jakarta, Rabu (19/8/2026). /visi.news/ist
Pesawat Airbus A-400M dijadwalkan membawa bantuan sebanyak 22 ton menuju Labuan Bajo. Sementara dua pesawat Boeing masing-masing direncanakan mengangkut 10 ton bantuan menuju Maumere.
Dengan demikian, rencana pengiriman pada Kamis mencapai sekitar 42 ton bantuan melalui tiga penerbangan yang telah dipersiapkan.
Keberlanjutan distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma tidak hanya berfungsi sebagai tempat penerimaan bantuan, tetapi juga menjadi pusat pengelolaan sebelum logistik dikirim menuju wilayah terdampak.
Seluruh tahapan, mulai dari penerimaan, pencatatan, pengelolaan stok, pengemasan, pengangkutan hingga distribusi terus dikoordinasikan agar bantuan dapat dikirim secara cepat dan tepat sasaran.
Dengan dukungan armada TNI AU, pesawat kargo komersial, pemerintah daerah, lembaga terkait serta para donatur, distribusi bantuan diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah NTT.
Pemerintah juga terus memastikan kesinambungan dukungan logistik selama penanganan darurat gempa bumi. Bantuan pangan dan non-pangan menjadi prioritas untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan awal di wilayah terdampak.
Penguatan koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting agar distribusi bantuan tidak terhenti. Dengan arus bantuan yang terus masuk dan pengiriman yang dilakukan secara berkala, pemerintah berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana di NTT mendapatkan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!