Pos Logistik Halim Salurkan 198 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) yang berada di Baseops Halim Perdana Kusuma Jakarta, Rabu (19/8/2026). /visi.news/ist
Berbagai jenis bantuan yang dibawa dalam penerbangan TNI AU tersebut meliputi sembako, mi instan, makanan siap saji, minyak sawit, alat penjernih air serta sejumlah perlengkapan kebutuhan masyarakat lainnya.
Selain bantuan yang berasal dari para donatur, distribusi logistik juga dilakukan menggunakan dukungan dana siap pakai (DSP) BNPB. Pada Rabu, bantuan yang bersumber dari DSP BNPB dikirim menuju wilayah Flores melalui sembilan sorti penerbangan dengan total bobot mencapai 135 ton.
Pengiriman bantuan tersebut diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta sebanyak tujuh sorti dan dari Halim Perdanakusuma sebanyak dua sorti. Pesawat membawa bantuan menuju dua titik utama, yakni Labuan Bajo dan Maumere.
Bantuan dari DSP BNPB terdiri atas kebutuhan non-pangan dan pangan. Untuk bantuan non-pangan, logistik yang dikirim mencakup tenda, velbed, matras, kasur lipat, selimut, pakaian, toilet portable, genset dan hygiene kit.
Sementara untuk kebutuhan pangan, BNPB menyalurkan makanan siap saji, paket sembako serta obat-obatan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Jika digabungkan, distribusi bantuan melalui penerbangan TNI AU dan bantuan yang bersumber dari DSP BNPB pada Rabu (19/8) mencapai 198 ton. Jumlah tersebut dikirim melalui 14 sorti penerbangan menuju sejumlah wilayah di Flores.
Distribusi Terus Berlangsung
Secara kumulatif, sejak 15 hingga 19 Agustus 2026, bantuan yang didistribusikan menggunakan pesawat TNI AU telah mencapai 251.317 kilogram atau sekitar 251 ton.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!