Pos Logistik Halim Salurkan 198 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) yang berada di Baseops Halim Perdana Kusuma Jakarta, Rabu (19/8/2026). /visi.news/ist
Bantuan tersebut dikirim melalui 19 sorti penerbangan. Dari jumlah itu, sebanyak 10 sorti penerbangan diarahkan menuju Labuan Bajo, sedangkan sembilan sorti lainnya menuju Maumere.
Di sisi lain, bantuan yang bersumber dari DSP BNPB dan diangkut menggunakan pesawat kargo komersial sejak 17 hingga 19 Agustus 2026 telah mencapai 345.000 kilogram atau sekitar 345 ton.
Distribusi bantuan melalui pesawat kargo komersial tersebut dilakukan dalam 23 sorti penerbangan. Sebanyak 17 sorti diarahkan menuju Labuan Bajo dan enam sorti menuju Maumere.
Data tersebut menunjukkan bahwa jalur udara menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan kebutuhan masyarakat terdampak gempa dapat segera dipenuhi, terutama untuk wilayah-wilayah yang membutuhkan pengiriman logistik dalam jumlah besar dan waktu relatif cepat.
Pengiriman melalui Labuan Bajo dan Maumere juga menjadi bagian dari strategi distribusi untuk kemudian meneruskan bantuan menuju wilayah-wilayah terdampak di NTT.
Siapkan Distribusi 32 Ton
Untuk menjaga kesinambungan pengiriman bantuan, Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma telah menyiapkan rencana distribusi berikutnya pada Kamis (20/8).
Sebanyak tiga pesawat TNI AU direncanakan kembali digunakan untuk mengangkut bantuan menuju wilayah terdampak. Armada tersebut terdiri atas satu unit Airbus A-400M dengan tujuan Labuan Bajo dan dua unit Boeing dengan tujuan Maumere.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!