Portugal vs Kongo: Ronaldo Disorot, Kongo Bawa Spirit Lumumba
Cristiano Ronaldo./visi.news/goal.com.
Lumumba dikenal sebagai pencetus ide Pan Afrika dan sahabat ideologis Bung Karno, yang sama-sama menggelorakan semangat antikolonialisme pada 1950-an.
Semangat Lumumba juga menginspirasi timnas Kongo dan para suporternya.
Salah satu pendukung, Michel Kuka, bahkan menirukan gestur khas Lumumba di Kinshasa hingga dijuluki “Lumumba Vea”.
Sejak 2013, Kuka konsisten mendukung timnas Kongo dengan berdiri diam sambil mengangkat satu tangan, menyerupai patung Lumumba.
Lumumba menjadi simbol perlawanan, persatuan, dan patriotisme yang juga tercermin dalam gaya bermain Kongo.
Tim asuhan Sebastien Desabre mengusung kombinasi fisik, kecepatan, bakat individu, dan disiplin dalam pola permainan.
Mereka biasanya menggunakan formasi 4-1-4-1 atau 4-4-1-1 dengan satu gelandang bertahan sebagai penyeimbang.
Skuad Kongo juga banyak diperkuat pemain diaspora, dengan sekitar 17 dari 26 pemain lahir atau berkarier di luar negeri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!