Polsek Kewapante, Sikka, Ringkus Dua Pelaku Pencurian Uang dan Perhiasan Emas
VISI.NEWS | NTT - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kewapante meringkus 2 orang pelaku pencurian uang dan perhiasan emas dengan modus mencongkel jok sepeda motor, setelah menerima laporan dari korban Nurjana Wati, pada Rabu (20/10/2021).
Kedua pelaku yang diketahui berinisial MN (35) dan NJ (30) tersebut, merupakan warga Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT.
"Korban Nurjana Wati adalah seorang wiraswasta yang beralamat di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Beliau kehilangan dompet yang disimpan dalam jok motornya, yang berisi uang tunai sebesar Rp 3.100.000. Selain itu, perhiasan emas berupa 1 gelang tangan, 1 cincin emas, 4 mainan kalung emas, 1 pasang anting anak dan surat-surat penting berupa Buku Tabungan BRI, ATM BRI dan Surat Bukti Kredit Pegadaian, dengan total kerugian sebesar Rp. 16.100.000," ungkap Kapolsek Kewapante, Iptu. Yance Yauri Kadiaman, S.H., kepada VISI.NEWS, Jumat (22/10/2021).
Iptu. Yance menjelaskan, tindakan pencurian yang dilakukan oleh kedua pelaku itu, terjadi pada Selasa (19/10/2021) lalu. Dimana saat itu, korban hendak menemui keluarganya yang berada di Kapal Pertamina, sehingga memarkirkan sepeda motor di samping lorong Pertamina Bolawolon, Desa Tanaduen dan menitipkan sepeda motornya kepada salah satu saksi yang berada di lokasi tersebut.
"Korban memarkirkan sepeda motor di samping lorong Pertamina karena ingin menemui keluarga yang bekerja di Kapal Pertamina. Korban kemudian menitipkan motor di salah satu saksi yang berada di lokasi tersebut. Bersamaan dengan itu, ada dua orang yang duduk bersama saksi. Setelah menemui keluarga, korban mengambil motor dan langsung kembali ke kota," terangnya.
Menurut Iptu. Yance, Korban Nurjana Wati baru sadar menjadi korban pencurian saat akan belanja di sebuah swalayan. Tak terima menjadi korban pencurian, Nurjana Wati akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.
"Berbekal dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mengantongi identitas pelaku dan melakukan penangkapan para pelaku di tempat kediaman mereka," jelasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!