Polres Sukabumi Gandeng Dunia Pendidikan Soal Perilaku Menyimpang Pelajar
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 15 Februari 2025 | 09:55 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Polres Sukabumi menggelar Focus Grup Discussion (FGD) di Grand Inna Samudera Beach Hotel Sukabumi, Rabu (12/2/2025). FGD tersebut dalam rangka sinergi Polri dengan dunia pendidikan dalam upaya penanganan perilaku menyimpang pelajar guna mendukung Harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Sukabumi.
FGD dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Forkopimda, lembaga pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, serta undangan lainnya.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, pemerintah bertanggung jawab terhadap masa depan generasi muda yang saat ini sebagai pelajar. Pasalnya, perkembangan teknologi yang semakin maju dan meningkatnya kenakalan remaja perlu adanya solusi dan kerjasama antara Polri dengan dunia pendidikan.
"Kita punya tugas utama untuk menyiapkan pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan ini harus didasari dengan mental anak yang memiliki patriotisme dan idealisme," jelasnya.
Menurutnya, kemunculan aksi kenakalan remaja dipicu dari faktor internal atau broken home. Karena itu, FGD sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dan kepedulian terhadap permasalah yang ada di lingkungan.
"Dari diskusi ini kita harapkan bisa mendapatkan hasil yang benar berdasarkan kaidah atau aturan berdasarkan konsep dan teori, sehingga menjadi landasan kita kedepannya untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja," ucapnya.
Samian menegaskan kenakalan remaja saat ini semakin meningkat dengan perilaku yang bermacam-macam. Kapolres mengajak untuk menggimbangi pelajar dengan cara-cara yang kreatif.
"Semoga dengan keterbatasan personil ini Polres Sukabumi bisa menekan kenakalan remaja di wilkum Kabupaten Sukabumi," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyoroti maraknya kenakalan remaja yang dipicu akibat geng motor. Dia berharap masalah tersebut dapat diatasi bersama-sama.
"Kita antisipasi juga kaitannya dengan maraknya kenakalan remaja yang merusak masa depan mereka dan meresahkan masyarakat," ujarnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!