Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Polisi Responsif dan Solutif, Amankan May Day

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:16 WIB
Bagikan
Polisi Responsif dan Solutif, Amankan May Day
VISI NEWS | KOTA BANDUNG- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menunjukkan komitmennya dalam mengawal ruang demokrasi melalui pendekatan yang responsif dan solutif. Tidak lagi mengandalkan pengamanan kaku, jajaran Polda Jabar kini mengedepankan komunikasi dua arah dengan serikat pekerja di berbagai wilayah industri seperti Bekasi, Karawang, hingga Bandung Raya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan oleh para buruh dapat tersalurkan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum, menciptakan suasana unjuk rasa yang tertib namun tetap bermakna. Dalam aspek operasional, Polda Jabar menerapkan manajemen lalu lintas yang dinamis untuk mengantisipasi kepadatan di jalur-jalur utama. Petugas di lapangan secara responsif melakukan rekayasa arus kendaraan dan menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat umum agar aktivitas ekonomi warga tidak terhambat oleh adanya konsentrasi massa. Penggunaan teknologi pemantauan jarak jauh dan koordinasi cepat antar-satuan di lapangan menjadi solusi nyata untuk meminimalisir dampak kemacetan, sehingga hak buruh untuk berdemo dan hak warga untuk bermobilitas dapat berjalan secara berdampingan. Di tengah pengamanan tersebut, terdapat sisi edukasi yang ditekankan oleh Polda Jabar kepada masyarakat dan peserta aksi. Polisi secara aktif menghimbau agar massa tetap waspada terhadap potensi penyusupan oleh oknum-oknum yang ingin memicu anarkisme. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa keberhasilan sebuah aksi bukan dinilai dari kericuhannya, melainkan dari kedewasaan dalam berpendapat. Dengan menjaga jarak dari provokasi dan tetap mengikuti koridor hukum, para buruh turut membantu menjaga citra positif Jawa Barat sebagai wilayah yang kondusif bagi investasi dan lapangan kerja. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Selain menjaga keamanan fisik, Polda Jabar juga menghadirkan pelayanan solutif dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan tim negosiator humanis di titik-titik kumpul. Kehadiran personel Polri yang sigap membantu memberikan pertolongan pertama pada kesehatan atau sekadar membagikan air minum kepada peserta aksi menunjukkan sisi empati aparatur negara. Pendekatan ini bertujuan untuk meruntuhkan sekat ketegangan antara aparat dan massa, membangun kepercayaan bahwa polisi hadir sebagai pelindung yang siap melayani segala kebutuhan darurat di lapangan selama kegiatan berlangsung. "Peringatan May Day 2026 di Jawa Barat diharapkan menjadi simbol kematangan demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polda Jabar. Dengan strategi yang terukur dan respon yang cepat terhadap dinamika di lapangan, pihak kepolisian optimis bahwa situasi akan tetap terkendali dan harmonis." ujarnya, Rabu (29/4/2026) Kehadiran polisi yang solutif bukan hanya tentang menjaga keamanan gedung-gedung pemerintah, tetapi tentang memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang menjalankan aktivitas di tengah perayaan hari bersejarah bagi para pekerja ini. @Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.