Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Polisi Jerman Selidiki Kelompok Simpatisan Teroris PKK Menyusul Terjadi Kerusuhan Publik

ED
Jumat, 30 Desember 2022 | 12:57 WIB
Bagikan
Polisi Jerman Selidiki Kelompok Simpatisan Teroris PKK Menyusul Terjadi Kerusuhan Publik

VISI.NEWS | JERMAN - Polisi Jerman mengadakan penyelidikan terhadap para simpatisan organisasi teroris PKK setelah kelompok tersebut melakukan protes publik di kota Dortmund, pihak berwenang melaporkan Rabu.

Sekitar 320 pendukung PKK mengadakan demonstrasi di kota tersebut, dan 25 orang dari kelompok tersebut secara lisan mengkonfrontasi orang lain di sekitarnya. Situasi dapat dikendalikan karena campur tangan polisi, kata pihak berwenang.

Dia menambahkan bahwa dinas keamanan negara mengetahui gambar yang beredar di media sosial dan juga menggunakannya dalam penyelidikan mereka.

Gambar yang dibagikan secara online menunjukkan sekelompok pendukung PKK menyerang satu atau lebih orang dengan tiang bendera dan menghancurkan properti.

Polisi Dortmund menuntut penyelidikan atas kekerasan fisik dan gangguan perdamaian, mendesak para saksi untuk menghubungi pihak berwenang.

PKK diklasifikasikan sebagai organisasi teroris "suku-nasionalis" dan "separatis" oleh badan penegak hukum Uni Eropa, Europol, dan telah dilarang di Jerman sejak 1993.

Tapi tetap aktif di negara dengan hampir 14.500 pengikut di antara populasi imigran Kurdi.

Badan intelijen dalam negeri Jerman, BfV, memperingatkan dalam laporan tahunannya bahwa PKK tetap menjadi kelompok ekstremis asing terbesar di negara itu dan para pengikutnya dapat melakukan serangan kekerasan jika menerima instruksi dari pemimpin kelompok di luar negeri.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.