Polisi Diminta Menangkap Pelakunya, Mantan Ketua PWI Lamandau Jadi Korban Penganiayaan
Hanafi tidak ingin kejadian yang sama menimpa masyarakat lainnya, terlebih melakukan penagihan dengan cara arogan dan kekerasan serta mengatasnamakan Ormas tertentu.
Menurut informasi yang didapat, oknum pemuda yang melakukan pengroyokan tersebut diduga berasal dari sebuah Ormas di Kotawaringin Barat dan mereka juga melaporkan Hanafi ke ke kepolisian atas tindakan yang sama.
Menanggapi hal itu, PWI Pusat mengutuk keras aksi penganiayaan tersebut dan meminta polisi menangkap segera pelakunya. Ini aksi yang mengarah ke upaya pembunuhan terhadap Hanafi.
"Tangkap segera! Polisi harus bertindak cepat," ujar Ocktap Riady, Ketua Bidang Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat, Jumat. (17/2/2023).
Ditegaskannya, PWI tidak mentolerir kekerasan apalagi terhadap anggotanya. "Saya rasa Kapolda Kalteng pasti bisa menangkap pelakunya dalam tempo paling lama satu minggu. Ini penghinaan juga terhadap profesi wartawan," ujar Ocktap.
Ocktap juga menilai, upaya laporan pelaku yang melaporkan Hanafi ke polisi dengan tuduhan Hanafi juga melakukan pemukulan adalah upaya akal akalan untuk berlindung dari kejahatan yang telah pelaku lakukan. "Polisi jangan mau dibodohi para pelaku. Debt collector itu harus diberantas habis," ujar Ocktap geram.@mdz
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!