Polisi Cegah Konflik Berlanjut, Mediasi Pemuda Pancasila dan GRIB Jaya di Bandung

Desi Rossilawati
Sabtu, 18 Januari 2025 | 17:20 WIB
Bagikan
Polisi Cegah Konflik Berlanjut, Mediasi Pemuda Pancasila dan GRIB Jaya di Bandung
VISI.NEWS | BANDUNG - Polda Jawa Barat telah melakukan mediasi antara dua organisasi masyarakat (ormas), Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, yang terlibat bentrokan pada 15 Januari 2025. Langkah ini diambil untuk mencegah konflik lebih lanjut dan menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Bandung tetap kondusif. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya preventif, termasuk mempertemukan kedua belah pihak yang terlibat. "Kami melakukan upaya-upaya berupa pencegahan yang dilakukan termasuk diantaranya adalah mempertemukan pihak-pihak yang bertikai dan merendam upaya-upaya timbulnya gesekan berulang," ungkap Jules di Bandung, Sabtu (18/1/2025). Menurut keterangan Jules, insiden ini bermula ketika ormas GRIB mendatangi markas Pemuda Pancasila dan melakukan perusakan serta penganiayaan. Beberapa kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, mengalami kerusakan, termasuk kaca kantor yang pecah akibat penyerangan. Sebagai hasil dari penyelidikan, polisi telah menetapkan lima tersangka dengan inisial MJ, ZM, OP, GS, dan FAS, yang merupakan anggota GRIB Jaya. "Sudah ada beberapa saksi diperiksa termasuk saksi korban dari ormas PP. Disamping itu diamankan barang bukti rekaman CCTV, satu batang bambu, satu bongkahan semen, batang besi, dua buah sarung golok kemudian ranting kayu," pungkasnya. Polisi masih mendalami motif bentrokan ini dan kemungkinan ada tersangka baru. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Kota Bandung untuk tetap tenang dan menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Selain di Bandung, bentrokan serupa juga terjadi antara ormas PP dan GRIB di Blora, Jawa Tengah, pada 14 Januari 2025. Di Blora, kedua ormas sepakat untuk berdamai setelah difasilitasi oleh pemerintah setempat. Bupati Blora, Arief Rohman, berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, karena dapat merugikan masyarakat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.