Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026

Polisi Apresiasi Warga Buru Begal, Ingatkan Hindari Aksi Mandiri

Desi Rossilawati
Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:38 WIB
Bagikan
Polisi Apresiasi Warga Buru Begal, Ingatkan Hindari Aksi Mandiri

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Sayembara yang diumumkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pemberian hadiah uang bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal dan menyerahkannya kepada polisi mulai memicu respons di tengah masyarakat. Sejumlah warga, termasuk komunitas otomotif di Kota Bandung, diketahui turun ke jalan melakukan patroli dan sweeping sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya aksi kejahatan jalanan.

Fenomena tersebut mendapat perhatian dari aparat kepolisian. Di satu sisi, polisi mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Namun di sisi lain, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang berisiko dan tetap mengedepankan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep S, mengatakan kepolisian terus meningkatkan patroli untuk menjaga keamanan wilayah, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi melalui mekanisme yang sesuai.

"Kalau kami (kepolisian) tetap lakukan patroli dan kerahkan jajaran polisi di polsek juga para bhabin untuk mengajak warga melaksanakan siskamling," kata Asep dalaman keterangannya dikutip, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangat dibutuhkan, namun sebaiknya dilakukan melalui kegiatan yang terkoordinasi, seperti sistem keamanan lingkungan (siskamling), sehingga tidak menimbulkan risiko baru.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

"Saya belum tahu informasinya, namun saya berikan apresiasi. Kami semua harus melawan kejahatan demi ketentraman bersama. Polisi bersama masyarakat merawat dan menjaga Jawa Barat," katanya.

Meski demikian, Polda Jabar berharap partisipasi masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan hukum serta tidak mengarah pada tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi begal. Menurutnya, terdapat sejumlah kejadian yang kemudian disalahartikan sebagai tindak pembegalan.

"Polrestabes Bandung berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di Bandung tetap kondusif, sehingga masyarakat diminta tak perlu khawatir dan cemas, sebab setiap saat polisi akan selalu hadir di tengah masyarakat," kata Kapolrestabes Bandung.

Untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polrestabes Bandung terus meningkatkan intensitas patroli, terutama pada malam hari yang dinilai sebagai waktu rawan terjadinya tindak kejahatan.

"Kami setiap malam sudah menggelar patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan melibatkan Polsek. Sehingga personel yang diterjunkan dua pertiga kekuatan kami yang jumlahnya 2.600 personel secara bergantian," katanya.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan atau menjadi korban tindak kriminal, sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.