Pocari Run 2026, Bandung Bersiap Atur Lalu Lintas
Dengan panjang dan sebaran rute tersebut, dampak rekayasa lalu lintas tidak hanya akan dirasakan oleh peserta lomba. Pengguna jalan yang memiliki tujuan ke pusat kota maupun kawasan lain yang beririsan dengan rute juga perlu memperhitungkan waktu perjalanan.
Farhan meminta petugas marshal yang berada di sepanjang lintasan mengedepankan kesabaran dalam menghadapi masyarakat yang terdampak pengaturan lalu lintas. Menurutnya, keberhasilan event bukan hanya ditentukan oleh kelancaran peserta, tetapi juga bagaimana penyelenggara dan petugas berinteraksi dengan warga.
Pengamanan juga dilakukan secara terpadu dengan melibatkan kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan panitia.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama Forkopimda yang sangat erat, terutama Polrestabes yang telah menunjukkan arahan-arahan kepada kita agar bisa melaksanakan dengan baik,” kata Farhan.
Selain arus kendaraan, pemerintah memberikan perhatian terhadap titik-titik yang menjadi cheering point. Lokasi tersebut menjadi tempat komunitas dan pendukung berkumpul untuk memberikan semangat kepada para pelari.
Kehadiran penonton dan komunitas di titik-titik tersebut menjadi bagian dari atmosfer event. Namun, Pemkot Bandung tetap akan melakukan pengawasan agar kegiatan pendukung tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Farhan mengatakan penyisiran akan dilakukan bersama Satpol PP di lokasi-lokasi cheering point. Pengawasan ditujukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban maupun mengurangi dampak positif penyelenggaraan Pocari Run.
“Kita akan melakukan penyisiran terutama di titik yang disebut dengan cheering point, di mana komunitas dipersilakan memberikan semangat. Itu akan kita jaga satu-satu. Tidak boleh ada pelanggaran,” ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!