PMI Kota Bandung: Darah Lebih Aman, Harapan Lebih Cepat
Fasilitas Good Laboratory Practice (GLP) dan Whole Blood Automation System (WBA)—teknologi mutakhir yang menjadikan PMI Kota Bandung sebagai pelopor di Indonesia, bahkan yang ketiga di Asia Tenggara. /visi.news/ist
Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan yang lebih besar.
“PMI bertugas menyediakan darah yang aman, berkualitas, dan sehat. Peresmian GLP dan Whole Blood Automation System ini merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar teknologi, sistem ini juga membuka manfaat baru bagi masyarakat. Setiap donor kini tidak hanya menyumbang darah, tetapi juga mendapatkan skrining kesehatan yang lebih akurat. Sebuah nilai tambah yang mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat urban.
Kolaborasi menjadi kunci di balik terwujudnya fasilitas ini. Dukungan dari PMI pusat, PMI Jawa Barat, serta mitra swasta seperti Abbott Laboratories dan PT Istama Ranoraya menjadi bukti bahwa inovasi besar lahir dari kerja bersama.
Ade optimistis, langkah Bandung akan menjadi pemicu perubahan nasional. “Insyaallah PMI DKI dan PMI Surabaya akan segera menyusul,” katanya.
Di tengah hiruk pikuk kota, ruang laboratorium itu menjadi saksi bahwa kemajuan teknologi bukan hanya tentang kecanggihan, tetapi tentang bagaimana ia menyentuh sisi paling mendasar dari kemanusiaan: menyelamatkan nyawa.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!