Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026

Planet Berputar Menjadi Bintang Seperti Kiamat Bumi

ED
Jumat, 23 Desember 2022 | 19:26 WIB
Bagikan
Planet Berputar Menjadi Bintang Seperti Kiamat Bumi

Orbit Kepler-1658b diperpendek oleh pasang surut, dalam proses yang mirip dengan bagaimana lautan Bumi naik dan turun setiap hari. Dorongan dan tarikan gravitasi ini dapat bekerja dua arah – misalnya, bulan berputar sangat lambat menjauh dari Bumi.

Adios pamungkas bumi?

Jadi mungkinkah Bumi menuju kehancuran yang serupa? "Kematian demi bintang adalah takdir yang diperkirakan menunggu banyak dunia dan bisa menjadi adios terakhir Bumi miliaran tahun dari sekarang saat Matahari kita bertambah tua," kata Pusat Astrofisika dalam sebuah pernyataan.

Vissapragada berkata bahwa "dalam lima miliar tahun atau lebih, Matahari akan berevolusi menjadi bintang raksasa merah." Sementara proses pasang surut yang terlihat pada Kepler-1658b "akan mendorong pembusukan orbit Bumi menuju Matahari," efek itu dapat diimbangi dengan hilangnya massa Matahari, katanya.

"Nasib akhir Bumi agak tidak jelas," tambahnya. Kepler-1658b adalah planet ekstrasurya pertama yang pernah diamati oleh teleskop antariksa Kepler, yang diluncurkan pada 2009.

Namun butuh hampir satu dekade kerja sebelum keberadaan planet itu dikonfirmasi pada 2019, kata Pusat Astrofisika. Selama 13 tahun, para astronom dapat mengamati perubahan yang lambat namun stabil di orbit planet saat melintasi permukaan bintang induknya.

Satu "kejutan besar" adalah bahwa planet itu sendiri cukup terang, kata Vissapragada.

Sebelumnya diperkirakan ini karena ini adalah planet yang sangat reflektif, katanya. Tapi sekarang para peneliti yakin planet itu sendiri jauh lebih panas dari yang diperkirakan, mungkin karena kekuatan yang sama yang mendorongnya menuju bintangnya. @fen/sumber afp/dailysabah.com

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.