Pj Bupati Sumedang Perkenalkan Visi MANDALA untuk Pembangunan 20 Tahun ke Depan
VISI.NEWS | KAB. SUMEDANG - Pada Kamis, (18/7/2024), dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah di Pendopo PPS, Penjabat (Pj) Bupati Sumedang Yudia Ramli memperkenalkan visi pembangunan Kabupaten Sumedang untuk periode 2025-2045. Visi yang dinamakan "Sumedang MANDALA" ini merupakan akronim dari Maju, Mandiri, Adil, dan Berkelanjutan, yang menggambarkan tujuan Sumedang dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan manusia secara optimal.
Pj Bupati Yudia menyatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam ini dipilih sebagai momen yang tepat untuk memperkenalkan visi Sumedang MANDALA kepada masyarakat. "Saya sengaja menyampaikan visi Sumedang MANDALA ini agar bisa dikenal oleh masyarakat yang hadir. Kita gelorakan, gemakan Sumedang MANDALA ini. Visi Sumedang 20 tahun ke depan: Maju, Agamis, Mandiri, Adil, dan Berkelanjutan atau MANDALA," ujar Yudia dalam pidatonya.
Acara peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah ini juga diisi dengan kegiatan silaturahmi dan pemberian bantuan kepada 300 anak yatim piatu dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah terhadap anak-anak yang kurang beruntung.
Selain itu, Pj Bupati Yudia mengapresiasi penampilan anak-anak santri dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang telah berprestasi di Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke-12 tingkat Jawa Barat yang diadakan di Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 5-6 Juli 2024. "Ada juara tingkat provinsi dan nasional di Festival Anak Sholeh. Sungguh sangat membanggakan bagi Sumedang. Saya optimis, Sumedang ini akan melahirkan generasi-generasi yang mendukung generasi emas di tahun 2045 ini," kata Yudia dengan penuh kebanggaan.
Penampilan santri BKPRMI pada peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah dinilai sangat menjiwai dan menggambarkan semangat keagamaan yang kuat. Yudia juga menekankan pentingnya membaca Al-Quran di kalangan generasi muda. "Sumedang ini untuk menggelorakan membaca Al-Quran. Sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengharuskan anak-anak dari SD ke SMP memiliki sertifikat bisa membaca Al-Quran. Luar biasa yang bisa membuat generasi penerus cerdas otaknya, sehat badannya, hatinya disinar dengan cahaya," tambahnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!