Pimpinan DPR Ucapkan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Menpan-RB
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:09 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB), Tjahjo Kumolo.
"Kami sampaikan turut duka cita yang mendalam atas berpulangnya Mas Tjahjo Kumolo. Beliau adalah seorang sahabat yang baik, kadang-kadang walaupun lain Partai, kami sering kontak. Kami sering bertukar pikiran. Dan tentu kami merasa kehilangan yang sangat mendalam atas kepergian beliau," ungkap Dasco kepada wartawan di Senayan, Jakarta Jumat (1/7/2022), dilansir dari laman resmi DPR RI.
Lebih lanjut politisi dari fraksi Partai Gerindra ini mendoakan semoga almarhum tenang diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Ia menambahkan, pertemuannya yang terakhir kali dengan almarhum terjadi sekitar satu bulan lalu.
Tepatnya ketika sama-sama menghadiri acara Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN). Namun ketika itu almarhum Tjahjo Kumolo masih terlihat biasa saja dan tidak menunjukkan sakit tertentu.
"Kalau pertemuan secara fisik sih bulan lalu waktu ada acara di STIN. Waktu itu beliau masih baik-baik saja. Tapi saling bertelepon, sebelum beliau sakit, kami juga masih telepon-teleponan," tambah Dasco.
Puan Maharani Kenang Sosok Tjahjo Kumolo Sebagai Sosok Tenang dan Sederhana
01-07-2022 /
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani berbelasungkawa atas berpulangnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Bagi Puan, Tjahjo adalah politisi yang matang sekaligus senior yang banyak memberi teladan dan pelajaran bagi para juniornya, termasuk dirinya.
Kenangan Puan
Sementara itu Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengenang Tjahjo sebagai sosok senior yang sederhana, tenang, dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas yang tinggi.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya sangat berduka. Pak Tjahjo sudah seperti keluarga sendiri. Saya memanggil beliau ‘Om’ karena sudah kenal beliau sejak saya kecil sebagai teman orang tua saya. Bahkan anak-anak pun memanggil beliau dengan sebutan eyang. Saya kehilangan salah satu senior yang berpengaruh bagi perjalanan karier politik saya sampai hari ini. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk sanak keluarga yang ditinggalkan. Semoga beliau husnul khatimah,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7/2022), masih dilansir dari laman resmi DPR RI.
“Saat PDI-Perjuangan di luar pemerintahan, kebetulan Om Tjahjo Sekjen Partai sekaligus Ketua Fraksi di DPR. Sungguh ketenangan dan kematangan berpolitik Om Tjahjo sangat terlihat ketika kami yang kala itu berada di luar pemerintahan harus mengambil keputusan-keputusan penting,” kenang Puan.
Puan juga mengenang bagaimana Tjahjo terus mendampinginya sewaktu dia menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR pada 2012.
“Saat saya menggantikan tugas Om Tjahjo sebagai Ketua Fraksi, beliau tetap mendampingi saya di awal-awal. Bahkan ruangan beliau sengaja berhadap-hadapan dengan ruangan saya agar selalu cepat koordinasi tentang sikap fraksi yang saat itu sangat krusial,” ujar mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini.
MenPan-RB, Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat sekitar pukul 11.10 saat tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.
Dilansir dari berbagai media, beberapa waktu sebelumnya, putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, sempat menyampaikan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru sehingga perlu perawatan secara intensif. @fen
Tags:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!