Pilihan Mahasiswa Unsoed Buktikan Dukungan Terhadap Anies Baswedan Menguat
- Masyarakat Indonesia tidak lagi memilih calon pemimpin hanya karena kesamaan asal dan daerah semata. Yang lebih penting lagi bagi pemilih saat ini adalah bagaimana kualitas dan rekam jejak calon tersebut.
VISI.NEWS | JAKARTA – Provinsi Jawa Tengah yang selama ini dianggap sebagai basis PDI Perjuangan sehingga Anies Baswedan disebut tidak akan mendapat dukungan kuat semakin terbantahkan.
Setidaknya mengacu pada jawaban para mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) saat ditanya Bupati Banyumas Achmad Husein terkait dukungan kepada calon presiden kemarin siang.
Dalam acara Soedirman Student Summit 2023 di Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed, Purwokerto tersebut, semua dari tiga mahasiswa yang ditanya politikus PDIP itu kompak menyebut capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu yang tepat memimpin Indonesia di antara tiga bakal capres yang mencuat saat ini.
“Ternyata masyarakat Jawa Tengah tidak tertutup wawasannya terutama anak-anak milenialnya soal Pilpres 2024. Mereka bisa membedakan dan tahu mana calon pemimpin yang bisa dipercaya, yang mana pemimpin kinerjanya sudah terlihat, bagaimana track record-nya. Ternyata mereka membaca itu,” jelas mantan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim kepada KBA News Selasa (8/8/023).
Selain itu pula, dia percaya masyarakat Indonesia tidak lagi memilih calon pemimpin hanya karena soal kesamaan asal dan daerah semata. Yang lebih penting lagi bagi pemilih saat ini adalah bagaimana kualitas dan rekam jejak calon tersebut.
“Di masa kini, primordialisme itu sudah semakin mengikis, menurun. Kenapa mengikis, karena teknologi semakin terbuka. Sehingga orang memilih karena satu daerah, tidak lagi menjadi pertimbangan utama. Karena mereka membutuhkan pemimpin (untuk) Indonesia. Sehingga bukan lagi tergantung dari daerah mana. Tapi bagaimana prestasinya, track record-nya,” sambungnya.
Lebih dari itu, menurutnya, fakta bahwa semua mahasiswa yang ditanya oleh Bupati Banyumas Achmad Husein tersebut kompak menjawab Anies, mematahkan temuan berbagai lembaga survei selama ini. Apa yang disampaikan lembaga-lembaga survei bahwa elektabilitas Anies rendah hanya untuk penggiringan opini.
“Kita jadinya semakin sadar kalau apa yang dipublikasikan oleh lembaga-lembaga survei atau apa, lebih banyak framing,” tandasnya. @nia/kba
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!