Peserta OMI 2026 Tembus 230 Ribu, Naik 12,7 Persen
Timeline Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains 2026./visi.news/kemenag.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa OMI semakin dikenal sebagai ajang kompetisi yang terbuka dan inklusif.
“OMI terus berkembang menjadi ruang kompetisi yang inklusif. Peserta tidak hanya berasal dari madrasah, tetapi juga dari sekolah umum. Ini menunjukkan bahwa semangat untuk berprestasi dan mengembangkan potensi tidak mengenal batas satuan pendidikan,” ujar Nyayu Khodijah.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa sekolah umum menjadi bagian penting dalam memperluas ekosistem kompetisi dan pembinaan prestasi peserta didik.
“Kami ingin OMI menjadi ruang bersama untuk menemukan talenta-talenta terbaik. Karena itu, semakin luas partisipasinya, semakin besar pula peluang kita menemukan potensi peserta didik dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan,” jelas Mantan Rektor UIN Raden Fatah.
Diikuti 230 Ribu Peserta dari 34 Provinsi
OMI 2026 menjangkau peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 34 provinsi tercatat berpartisipasi dengan total 230.123 peserta. Data laporan juga menunjukkan keterlibatan lebih dari 33 ribu lembaga pendidikan.
Tiga provinsi dengan jumlah peserta terbanyak yakni:
-
Jawa Timur: 41.685 peserta.
-
Jawa Barat: 32.446 peserta.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!