Pesawat Saudia Airlines Dinyatakan Aman Usai Ancaman Bom, Penumpang Menginap di Hotel
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 17 Juni 2025 | 21:35 WIB
VISI.NEWS | KUALANAMU - Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang membawa sebanyak 442 penumpang melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (17/6/2025) siang, menyusul laporan adanya ancaman bom yang diterima pilot saat berada di udara.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, dalam konferensi pers pada Selasa (17/6/2025) malam menyatakan bahwa pemeriksaan menyeluruh oleh tim penjinak bom dari Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan, dan TNI AU Soewondo tidak menemukan adanya benda mencurigakan di dalam pesawat.
"Hasil sementara dari hasil kegiatan pengecekan oleh Jibom dan dari Kodam, dan dari Paskas, saat ini posisi pesawat dinyatakan clear," ujarnya.
Pesawat yang terbang dari Jeddah menuju Jakarta ini diketahui mengangkut jemaah haji asal Indonesia. Mereka kini diinapkan sementara di hotel dekat bandara dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Jakarta pada Rabu (18/6/2025) pagi.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa pendaratan darurat dilakukan karena pilot menerima ancaman adanya bom.
"Iya mendarat darurat, karena ada ancaman bom, yang diterima dari pilotnya. Maka dia mendarat darurat. Tim dari Satbrimob Polda Sumut kini sedang memeriksa pesawat," ujarnya.
Ancaman bom diketahui diterima sekitar pukul 10.35 WIB, saat itu pilot menghubungi otoritas Bandara Kualanamu untuk melakukan pendaratan darurat. Pesawat mendarat dengan selamat pada pukul 10.55 WIB dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa kendala. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!