Pertama Kali Ditemukan Kasus Positif Covid-19 dalam PTM di Solo
Terkait dengan kasus tersebut, katanya, Pemkot Solo akan berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar, agar melakukan tracking terhadap orang tua dan keluarga siswa.
"Para siswa merupakan warga Karanganyar, sehingga kita minta tolong agar Pemkab Karanganyar melakukan tracking terhadap keluarganya," sambungnya.
Menyinggung tiga sekolah lain yang sejumlah siswanya dinyatakan positif, kata Teguh lagi. DKK masih menunggu hasil tracking tes PCR. Sedangkan pelaksanaan PTM di sekolah - sekolah yang tidak ditemukan kasus Covid - 19 tetap berjalan seperti biasa.
"Temuan kasus di klaster PTM, hendaknya menjadi pelajaran bagi sekolah dan orang tua agar disiplin menjalankan protokol kesehatan," tandasnya.
Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, juga membenarkan adanya temuan kasus klaster PTM di SD Kristen Manahan. Dalam rapat Forkopimda, dia minta pihak-pihak terkait menindaklanjuti temuan tersebut.
"Sekolah yang ada kasus kami tutup sementara selama sebulan. Sebenarnya standarnya ditutup dua minggu, tapi di SD Kristen Manahan ada perlakuan khusus, karena 28 siswa yang positif dari Kabupaten Karanganyar," tuturnya.
Gibran menambahkan, meskipun ada temuan kasus di beberapa sekolah, dipastikan PTM di sekolah-sekolah yang tidak ada kasus tetap berjalan seperti biasa dengan penerapan protokol kesehatan ketat.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!