Persoalan Tanah Tambak Wedi Nyaris Ricuh

ED
Sabtu, 3 Juni 2023 | 12:15 WIB
Bagikan
Persoalan Tanah Tambak Wedi Nyaris Ricuh

Sementara itu, Lurah Tambak Wedi Matlilla mengungkapkan, untuk dapat menggelar mediasi, pihaknya masih akan menunggu surat permohonan dari kedua belah pihak, baik dari kubu Ismael maupun Damini. Itupun masih akan dipelajari apa isi dari permohon dari masing-masing pihak yang berselisih soal tanah di Tambak Wedi Tengah Timur gang I, Surabaya.

“Saya berharap tidak ada tindakan-tindakan yang melanggar hukum, tidak ada tindakan-tindakan kekerasan. Silahkan selesaikan secara kekeluargaan, kalau mentok tidak selesai secara kekeluargaan atau deadlock, silahkan masing-masing pihak ada jalur yang bisa dipakai, bisa lewat pengadilan,” tutup Matlilla.

Untuk diketahui, pada Jumat pagi, 2 Juni 2023 sekitar pukul 08.30 WIB, Damini yang didampingi Penasehat Hukumnya, Dodik Firmansyah dan Sukardi hendak memasang pondasi di atas tanah milik Damini yang terletak di bagian paling timur atau ujung gang Tambak Wedi Tengah Timur gang I, Surabaya. Rencana pemasangan pondasi ini juga diberitahukan sejumlah instansi di Tambak Wedi.

Namun, pada saat akan dilakukan pemasangan pondasi, tiba-tiba beberapa orang warga yang tidak dikenal menghampiri Dodik dan Sukardi sembari berupaya menghalangi pemasangan pondasi dengan nada tinggi. Warga tersebut bersikukuh akan terus berjuang melawan pihak Damini. Tetapi suasana mereda ketika petugas kepolisian datang menengahi.

Di satu sisi, persoalan tanah antara Ismael dengan Damini sudah cukup lama terjadi. Ismail sendiri dengan Damini, sebelumnya terikat perjanjian yang di dalamnya disebutkan bahwa ismail sebagai perwakilan kuasa dari Raden Moestopo, meminta izin menguruk tanah Damini sebagai jalan untuk dilakukan pengurukan tanah di sebelah barat batas tanah milik Damini. @redho

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.