Persib Kelola 65,4 Ton Sampah Lewat Program Zero Waste

Desi Rossilawati
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:39 WIB
Bagikan
Persib Kelola 65,4 Ton Sampah Lewat Program Zero Waste

Persib Kelola 65,4 Ton Sampah Lewat Program Zero Waste./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya menghadirkan hiburan di atas lapangan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. Melalui implementasi program Zero Waste to Landfill bersama mitra pengelolaan sampah, Jubelo, Persib berhasil mengelola sebanyak 65.434 kilogram atau 65,4 ton sampah sepanjang pertandingan kandang pada kompetisi AFC Champions League Two dan Super League Indonesia musim 2025/2026.

Capaian tersebut merupakan akumulasi dari seluruh Sustainability Report yang disusun Jubelo pada setiap laga kandang Persib selama satu musim kompetisi.

Program Zero Waste to Landfill menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan PERSIB dalam menghadirkan penyelenggaraan pertandingan yang lebih ramah lingkungan. Melalui program ini, sampah yang dihasilkan selama pertandingan dipilah, dikelola, dan dimanfaatkan kembali sesuai karakteristiknya sehingga sebanyak mungkin material tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (landfill).

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa stadion sepak bola dapat menjadi ruang kolaborasi yang mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Bagi PERSIB, aspek keberlanjutan tidak hanya menjadi program pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari transformasi klub dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Sepanjang musim kompetisi, sebanyak 65.434 kilogram sampah berhasil dikelola, terdiri atas 18.877 kilogram sampah organik, 26.545 kilogram sampah anorganik, dan 19.618 kilogram sampah residu. Seluruh material diproses melalui sistem pemilahan terintegrasi agar dapat dikelola sesuai jenisnya sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Implementasi program tersebut dijalankan secara konsisten pada setiap pertandingan kandang melalui kolaborasi antara Persib, Jubelo, petugas operasional, tenant, hingga Bobotoh. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan stadion sekaligus memperkuat posisi GBLA sebagai stadion yang menerapkan praktik penyelenggaraan pertandingan berkelanjutan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.