Permintaan Rasulullah kepada Allah saat Isra’ dan Mi’raj
Setelah semua itu disampaikan kepada Allah, Dia langsung berkata kepada Nabi Muhammad, “Sungguh, Aku telah menjadikanmu sebagai kekasih, Aku mengutusmu kepada semua makhluk sebagai pembawa kabar gembira berupa pahala, dan kabar menakutkan berupa siksa. Aku telah membelah dadamu dan meletakkan kebaikan di dalamnya, mengangkat derajatmu, dan Aku jadikan umatmu sebagai umat pilihan, Aku juga menjadikan umatmu sebagai golongan pertama yang dibangunkan dari kubur, orang pertama yang akan dihisab, melewati shirathal mustaqim, dan masuk surga sekalipun mereka adalah umat terakhir dalam penciptaan,”
“Aku juga menjadikan umatmu sebagai umat yang dalam hatinya selalu tertanam ajaran Al-Qur’an, memerintahkan kebaikan dan melarang keburukan.
Aku juga menjadikanmu sebagai nabi pertama dalam penciptaan (nur Muhammad), dan nabi terakhir yang diutus. Aku memberikanmu as-Sab’u minal Matsani (tujuh ayat yang diulang-ulang) yang tidak pernah diberikan kepada nabi-nabi selainmu. Aku juga memberikan telaga Kautsar kepadamu,”
“Aku memberikanmu delapan kebaikan kepadamu; (1) Islam; (2) hijrah (dari Makkah ke Madinah); (3) jihad; (4) sedekah; (5) shalat; (6) puasa Ramadhan; (7) memerintah kebaikan; dan (8) melarang keburukan. Aku menjadikanmu sebagai pembuka dalam setiap kebaikan, dan sebagai penutup bagi para nabi. Aku juga memberimu bendera, maka para nabi yang lain ada di bawah benderamu.”
“Dan, sungguh sejak Aku menciptakan langit dan bumi, telah aku wajibkan kepadamu dan umatmu lima puluh shalat dalam setiap hari dan malam, maka kerjakanlah olehmu dan umatmu.” (Syekh Nawawi Banten, Nuruz Zhalam Syarah Manzhumati ‘Aqidatil ‘Awam, , halaman 152).
Menurut Imam Abul Fida’ Ismail bin Umar yang lebih populer (popular) dengan sebutan Imam Ibnu Katsir ad-Dimisyqi (wafat 774 H), setelah peristiwa itu kedua mata Rasulullah terhalangi oleh awan, kemudian malaikat Jibril mengambil tangannya dan pergi dengan cepat. Sejurus kemudian, ia menemui Nabi Ibrahim as, akan tetapi Ibrahim tidak berkata sedikit pun kepadanya, dan selanjutnya menemui Nabi Musa as.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!