Perjalanan Arwah
Arwah Orang yang Bermaksiat
وأما أرواح العصاة من المؤمنين: فبين السماء والأرض في الهواء.
Adapun ruh orang-orang maksiat dari kalangan orang beriman maka Allah letakkan di udara antara langit dan bumi.
Arwah Orang Kafir
وأما أرواح الكفار: فهي في أجواف طيور سود في سجين، وسجين تحت الأرض السابعة، وهي متصلة بأجسادها، فتعذب أرواحها، فيتألم بذلك الجسد. كالشمس: في السماء الرابعة، ونورها في الأرض، كما أن أرواح المؤمنين في عليين، متنعمة ونورها متصل بالجنة.
Adapun ruh orang-orang kafir, maka dia berada dalam perut burung yang hitam dalam sijjin, dan sijjin terletak di bawah bumi yang ketujuh dan ruhnya bersambung dengan jasadnya dan ketika ruhnya diazab maka jasadnya pun merasakan kesakitan, seperti matahari yang terletak di langit ke empat dan cahayanya tembus ke bumi. Seperti itu juga ruh orang-orang beriman dan ‘illiyin yang bernikmat-nikmat dan cahaya nya bersambung dengan surga.
Sejatinya yang tahu pasti kondisi arwah manusia setelah proses kematian hanyalah Allah semata, tidak ada makhluk di dunia ini yang diberi pengetahuan pasti tentang arwah ini karena memang ruh/arwah adalah rahasia Ilahi yang hanya Allah saja yang berhak tau detailnya seperti apa.
محمود بن حمزة بن نصر، غرائب التفسير وعجائب التأويل، (بيروت: دار القبلة للثقافة الإسلامية)، ١/٦٤١
ابن قيم الجوزية، الروح في الكلام على أرواح الأموات والأحياء بالدلائل من الكتاب والسنة، (بيروت: دار الكتب العلمية)،
أبو بكر بن محمد شطا الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين،
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!