Peringatan untuk Rosenior, Mainkan Garnacho Sejak Awal Bisa Jadi Bumerang

ED
Senin, 2 Februari 2026 | 20:00 WIB
Bagikan
Peringatan untuk Rosenior, Mainkan Garnacho Sejak Awal Bisa Jadi Bumerang

VISI.NEWS|BANDUNG -Chelsea datang ke leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi juga dibayangi dilema besar di sisi sayap. Di tengah tren positif tim, perdebatan justru mengarah pada satu nama: Alejandro Garnacho.

Kebangkitan dramatis atas West Ham United di Premier League menjadi bukti perubahan cepat di bawah asuhan Liam Rosenior. Sempat tertinggal dua gol dan dicemooh publik Stamford Bridge saat turun minum, The Blues bangkit dan memastikan kemenangan lewat gol Enzo Fernandez di masa injury time.

Namun di balik euforia itu, keputusan Rosenior saat jeda laga justru jadi sorotan. Ia menarik keluar Garnacho, yang tampil buruk sepanjang babak pertama dan kesulitan membantu pertahanan. Perubahan itu dianggap menjadi titik balik permainan Chelsea.

Mantan gelandang Chelsea, Craig Burley, menilai situasi tersebut seharusnya menjadi bahan pertimbangan serius jelang duel kontra Arsenal. Ia memperingatkan bahwa memainkan Garnacho sebagai starter bisa menjadi risiko besar.

“Dia tidak bisa mengambil risiko itu di pertandingan sebesar ini. Kalau Garnacho tidak disiplin tanpa bola, Arsenal akan menghukumnya,” ujar Burley.

Menurutnya, semifinal bukan tempat untuk eksperimen atau memberi ruang bagi pemain yang belum konsisten dalam tugas bertahan.

“Di laga seperti ini, kamu butuh pemain yang mau bekerja keras dua arah, bukan hanya menunggu bola di depan,” katanya.

Kritik terhadap Garnacho juga datang dari mantan pemain Liverpool, Steve Nicol. Ia menyoroti sikap dan gaya bermain sang winger yang dinilai terlalu mudah memancing reaksi lawan.

“Bayangkan dia bermain 25 tahun lalu. Dia mungkin akan masuk rumah sakit hampir setiap akhir pekan,” sindir Nicol.

“Kami dulu selalu diajarkan untuk tidak melakukan apa pun yang membuat lawan semakin ingin mengalahkanmu. Garnacho justru melakukan kebalikannya.”

Meski sempat jadi pembeda di leg pertama, performa naik-turun Garnacho membuat posisinya tak lagi aman. Rosenior kini dihadapkan pada pilihan sulit: tetap percaya pada bakat eksplosif sang pemain muda, atau memilih opsi yang lebih disiplin demi keseimbangan tim.

Dengan tiket final dipertaruhkan, setiap keputusan taktik akan berada di bawah sorotan tajam. Dan untuk Rosenior, pilihan di sisi sayap bisa menentukan apakah kebangkitan Chelsea berlanjut atau justru terhenti di depan mata.@fajar

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.