Perempuan Bukan Pelengkap: Pilar Utama Pembangunan Kota Bandung

ED
Senin, 22 Desember 2025 | 21:28 WIB
Bagikan
Perempuan Bukan Pelengkap: Pilar Utama Pembangunan Kota Bandung

“Di daerah rawan bencana seperti Cidadap, kami menemukan rumah yang terancam longsor dihuni oleh seorang ibu dengan tiga anak. Ini menunjukkan tingkat kerentanan perempuan masih cukup tinggi dan perlu perhatian khusus,” jelasnya.

Terkait ketenagakerjaan, Farhan mengakui jumlah perempuan bekerja masih lebih sedikit dibandingkan laki-laki. Meski demikian, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong peningkatan produktivitas perempuan melalui berbagai program, khususnya kewirausahaan.

“Kami percaya, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memberikan kontribusi positif bagi pemberdayaan keluarga dan masa depan anak-anak,” tegas Farhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, menyampaikan adanya perkembangan positif dalam kesadaran masyarakat terkait perlindungan perempuan. Menurutnya, masyarakat kini lebih berani dan terbuka dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

Uum juga mengungkapkan bahwa Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Kota Bandung terus membaik dan saat ini berada di angka sekitar 0,245. Ia berharap momentum Hari Ibu dapat semakin memperkuat peran dan produktivitas perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan dan kesejahteraan Kota Bandung.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.