Perdana, Indonesia Energy Week Sukses
Suasana penyelenggaraan perdana Indonesia Energy Week Surabaya 2026. /visi.news/ist
Kesuksesan penyelenggaraan rangkaian Indonesia Energy Week Surabaya juga mencerminkan peran strategis Jawa Timur dalam mendukung pertumbuhan sektor energi dan industri nasional. Sebagai pusat manufaktur terbesar di Indonesia sekaligus gerbang menuju kawasan Indonesia Timur, Surabaya dinilai memiliki posisi yang tepat.
Pandangan tersebut dirasakan oleh para exhibitor yang melihat Surabaya sebagai titik strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan solusi energi kepada industri di kawasan timur Indonesia. Manager Sales & Account Executive PLN Indonesia Power, Dodid Palupi, menilai penyelenggaraan Indonesia Energy Week Surabaya menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan berbagai solusi engineering dan energi ke wilayah tersebut.
"Jawa Timur hingga Indonesia Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan sektor energi, terutama energi surya karena memiliki titik radiasi yang terbesar di Indonesia. Seiring meningkatnya kebutuhan listrik dari kawasan industri dan berbagai proyek strategis, tentu saja wilayah timur Indonesia membutuhkan solusi yang tidak hanya bergantung pada energi fosil. Kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya memberikan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan solusi yang relevan dengan kebutuhan kawasan tersebut," ujar Dodid.
Kehadiran platform yang mempertemukan penyedia teknologi, pengguna industri, pemerintah, akademisi, serta asosiasi seperti ini dinilai semakin penting untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku industri di berbagai wilayah Indonesia.
Marketing Executive Urip Gumulya, Andreas Herdhian Nurtjipto, melihat bahwa pameran ini memiliki potensi untuk terus berkembang sebagai platform industri di kawasan timur Indonesia. "Menurut kami, penyelenggaraan di Surabaya memiliki potensi besar karena mampu menjangkau pasar yang berbeda dari Jakarta. Ke depan, kami berharap semakin banyak prinsipal internasional maupun sektor industri lain yang dapat bergabung sehingga platform ini menjadi semakin lengkap dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku industri," paparnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!