Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

"Bathub" Putra Mahkota yang Menembus Zaman

ED
Kamis, 25 Juni 2026 | 11:33 WIB
Bagikan
/

VISI.NEWS | KEDIRI – Perjalanan Tim Gowes VISI.NEWS menyusuri jejak sejarah di Kota Kediri menghadirkan pengalaman yang tak biasa. Saat mengunjungi Museum Airlangga di Jalan Mastrip No. 1, Kelurahan Pojok (Seberang Universitas Kadiri - bukan Kediri), Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, rombongan seakan diajak masuk ke dalam kapsul waktu yang membawa pengunjung kembali ke era kejayaan Kerajaan Kadiri hampir sembilan abad silam.

Di antara ratusan koleksi arkeologi yang tersimpan rapi di museum yang berada satu kawasan dengan Goa Selomangleng tersebut, perhatian Tim Gowes VISI.NEWS langsung tertuju pada sebuah benda batu berukuran besar yang ditempatkan di tengah ruang pamer utama. Sekilas bentuknya menyerupai bathub atau bak mandi modern. Namun benda itu bukan sembarang bak mandi. Itulah Jambangan Batu, mahakarya peninggalan Kerajaan Kadiri yang diperkirakan berasal dari tahun 1118 Masehi.

Jambangan batu tersebut menjadi koleksi unggulan Museum Airlangga sekaligus salah satu artefak paling langka di Indonesia. Tidak banyak museum yang memiliki peninggalan berupa bak mandi kerajaan yang digunakan oleh kalangan istana, termasuk para putra mahkota dan keluarga raja.

Saat ditemui Tim Gowes VISI.NEWS, Sabtu (20/6/2026), juru pelihara museum, Andi Rahardi (40), menjelaskan bahwa benda bersejarah itu memiliki nilai historis, spiritual, dan artistik yang sangat tinggi.

"Jambangan batu ini merupakan bak mandi kerajaan atau tempat penampungan air suci. Pada masa lalu digunakan dalam ritual Topo Kungkum, yaitu berendam untuk membersihkan diri lahir dan batin. Para raja melakukan ritual ini agar memiliki pikiran yang jernih, hati yang bersih, sehat jasmani dan rohani, serta menjadi pemimpin yang bijaksana," ujar Andi Rahardi kepada Edi Sudjono.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.