Perawatan Lansia China Bertransformasi, Time Light Care Andalkan Teknologi Cerdas dan Ekonomi Silver
Inovasi lain yang dikembangkan adalah kendaraan ramah disabilitas yang dilengkapi kursi roda otomatis yang dapat dilepas dan langsung digunakan dari sisi tempat tidur menuju kendaraan. Fasilitas ini ditujukan bagi kelompok lansia yang dikenal sebagai suspended seniors, yakni mereka yang kesulitan keluar rumah karena tinggal di gedung tanpa lift. Melalui layanan tersebut, para lansia tetap memiliki kesempatan untuk beraktivitas di luar rumah dengan lebih aman dan bermartabat.
Perkembangan layanan ini berlangsung di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di China. Hingga akhir 2025, jumlah warga berusia 60 tahun ke atas telah mencapai sekitar 320 juta jiwa. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjadi lebih dari 400 juta jiwa pada 2035, menjadikan kebutuhan akan layanan kesehatan, perawatan, dan dukungan sosial semakin besar.
Pertumbuhan populasi lansia juga mendorong pesatnya perkembangan silver economy. Nilai sektor ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat lanjut usia diproyeksikan melampaui 30 triliun yuan, atau sekitar 4,41 triliun dolar Amerika Serikat, dalam beberapa tahun mendatang. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor mulai dari layanan kesehatan, perawatan jangka panjang, teknologi medis, hingga produk dan jasa yang dirancang khusus bagi kelompok usia lanjut.
Pemerintah China pun terus memperkuat kebijakan untuk mendukung pembangunan sistem pelayanan lansia yang lebih komprehensif. Pada Februari 2026, rapat eksekutif Dewan Negara (State Council) mengusulkan perluasan dan peningkatan kualitas layanan perawatan lansia yang bersifat inklusif. Pemerintah juga menargetkan terbangunnya sistem pelayanan yang berjenjang, mudah diakses, menjangkau wilayah perkotaan maupun pedesaan, serta berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan ratusan juta warga lanjut usia.
Kebijakan tersebut menjadi landasan bagi berbagai inovasi yang dikembangkan pelaku industri, termasuk Time Light Care. Dukungan regulasi dinilai membuka ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!