Perawatan Lansia China Bertransformasi, Time Light Care Andalkan Teknologi Cerdas dan Ekonomi Silver
VISI.NEWS | TIANJIN – Transformasi layanan perawatan lansia di China terus bergerak seiring meningkatnya jumlah penduduk berusia lanjut dan berkembangnya ekonomi berbasis kebutuhan lansia (silver economy). Salah satu perusahaan yang berada di garis depan perubahan tersebut adalah Time Light Care, perusahaan layanan perawatan lansia berbasis teknologi yang berpusat di Tianjin, China utara.
Perusahaan ini mengembangkan platform manajemen perawatan lansia pintar dengan memadukan pengalaman layanan perawatan jangka panjang dari Taiwan dan dukungan kebijakan pemerintah China yang mendorong inovasi di sektor pelayanan lansia. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan penuaan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.
Time Light Care mengusung konsep panti lansia berukuran kecil hingga menengah yang terintegrasi dengan lingkungan permukiman. Konsep ini memungkinkan para lansia tetap tinggal di kawasan yang telah mereka kenal selama bertahun-tahun sehingga tidak kehilangan kedekatan dengan keluarga maupun komunitas sekitar. Dengan model layanan berbasis komunitas, anggota keluarga juga dapat lebih mudah mengunjungi orang tua mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Selain mengedepankan konsep hunian yang ramah lansia, perusahaan ini juga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah sistem pemantauan kesehatan menggunakan radar gelombang milimeter (millimeter-wave radar) bagi penghuni yang mengalami keterbatasan mobilitas atau harus berbaring di tempat tidur.
Teknologi tersebut mampu memantau kondisi pernapasan, denyut nadi, dan detak jantung secara real time tanpa harus memasang alat langsung pada tubuh pasien. Jika sistem mendeteksi adanya kondisi yang tidak normal, notifikasi akan secara otomatis dikirim ke telepon genggam tenaga perawat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan sekaligus kenyamanan lansia yang membutuhkan pengawasan selama 24 jam.
Inovasi lain yang dikembangkan adalah kendaraan ramah disabilitas yang dilengkapi kursi roda otomatis yang dapat dilepas dan langsung digunakan dari sisi tempat tidur menuju kendaraan. Fasilitas ini ditujukan bagi kelompok lansia yang dikenal sebagai suspended seniors, yakni mereka yang kesulitan keluar rumah karena tinggal di gedung tanpa lift. Melalui layanan tersebut, para lansia tetap memiliki kesempatan untuk beraktivitas di luar rumah dengan lebih aman dan bermartabat.
Perkembangan layanan ini berlangsung di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di China. Hingga akhir 2025, jumlah warga berusia 60 tahun ke atas telah mencapai sekitar 320 juta jiwa. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjadi lebih dari 400 juta jiwa pada 2035, menjadikan kebutuhan akan layanan kesehatan, perawatan, dan dukungan sosial semakin besar.
Pertumbuhan populasi lansia juga mendorong pesatnya perkembangan silver economy. Nilai sektor ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat lanjut usia diproyeksikan melampaui 30 triliun yuan, atau sekitar 4,41 triliun dolar Amerika Serikat, dalam beberapa tahun mendatang. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor mulai dari layanan kesehatan, perawatan jangka panjang, teknologi medis, hingga produk dan jasa yang dirancang khusus bagi kelompok usia lanjut.
Pemerintah China pun terus memperkuat kebijakan untuk mendukung pembangunan sistem pelayanan lansia yang lebih komprehensif. Pada Februari 2026, rapat eksekutif Dewan Negara (State Council) mengusulkan perluasan dan peningkatan kualitas layanan perawatan lansia yang bersifat inklusif. Pemerintah juga menargetkan terbangunnya sistem pelayanan yang berjenjang, mudah diakses, menjangkau wilayah perkotaan maupun pedesaan, serta berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan ratusan juta warga lanjut usia.
Kebijakan tersebut menjadi landasan bagi berbagai inovasi yang dikembangkan pelaku industri, termasuk Time Light Care. Dukungan regulasi dinilai membuka ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional.
Perwakilan Time Light Care, Jing Ran, mengatakan besarnya pasar dan dukungan kebijakan pemerintah telah menciptakan peluang besar bagi inovasi di bidang layanan lansia.
"China daratan memberikan dukungan kebijakan dan memiliki skala pasar yang sangat besar sehingga membuka peluang luas bagi inovasi layanan perawatan lansia. Setelah berhasil membangun usaha di sini, kami berharap semakin banyak anak muda dari Taiwan datang untuk mengeksplorasi peluang dan mengembangkan karier mereka di China," ujarnya dalam wawancara dengan China News Service.
Melalui kombinasi teknologi digital, layanan berbasis komunitas, serta dukungan kebijakan pemerintah, Time Light Care menjadi salah satu contoh bagaimana sektor perawatan lansia di China mulai bertransformasi. Di tengah meningkatnya populasi lanjut usia, inovasi seperti pemantauan kesehatan real time, transportasi yang lebih inklusif, dan sistem pelayanan yang terintegrasi dipandang akan menjadi fondasi penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat lansia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis silver economy di masa depan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!