Penyitaan Tanker Rusia oleh AS Picu Ketegangan Hukum Laut Internasional

ED
Kamis, 8 Januari 2026 | 08:03 WIB
Bagikan
Penyitaan Tanker Rusia oleh AS Picu Ketegangan Hukum Laut Internasional

“Kami menuntut agar pihak Amerika memastikan perlakuan yang bermartabat terhadap awak kapal, menghormati hak-hak mereka, dan tidak menghambat kepulangan mereka ke Rusia,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Di sisi lain, Komando Eropa Militer AS menyatakan bahwa penyitaan Marinera dilakukan karena kapal tersebut diduga melanggar sanksi AS terkait perdagangan minyak Venezuela. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan bahwa kebijakan sanksi Washington akan ditegakkan tanpa pengecualian.

“Blokade minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan ilegal tetap berlaku penuh—di mana pun di dunia,” tulis Hegseth dalam unggahan di platform X.

Inggris mengonfirmasi keterlibatannya dalam operasi tersebut. Kementerian Pertahanan Inggris menyebut kapal RFA Tideforce memberikan dukungan logistik, sementara Angkatan Udara Kerajaan (RAF) melakukan pengawasan dari udara.

Insiden ini dinilai pengamat sebagai ujian serius terhadap tatanan hukum laut internasional, sekaligus memperlihatkan meningkatnya penggunaan sanksi ekonomi sebagai instrumen kekuatan militer di laut lepas. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.