Penyegaran, Disdik Jabar Lakukan Rotasi Kepsek Pejabat Struktural
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebanyak 45 Kepala SMA, SMK dan SLB Negri serta sejumlah Pejabat Fungsional dan Struktural di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) resmi dilantik baru-baru ini secara daring.
Demikian dikatakan Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi kepada awak media yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar, Senin (14/3/22), menurutnya pelantikan tersebut langsung dipimpin oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
"Ya betul, ada sebanyak kurang lebih 45 Kepala Sekolah (Kepsek), 17 orang promosi calon kepsek, dan sisanya rotasi sejumlah pejabat dilingkungan Disdik Jabar dilantik langsung oleh Pak Gubernur secara daring," katanya.
Kekosongan jabatan kepsek, lanjut Dedi, merupakan salah satu indikator terselenggaranya pelantikan kepsek di sekolah grade A, sementara keseluruhan calon kepsek terdapat 112 orang dan harus menempati sekolah sesuai aturan grade C atau B rendah.
"Jadi hanya 17 orang yang di promosikan dari calon kepsek, adapun penempatan, maka didahulukan bagi calon kepsek yang tengah masuk masa-masa pensiun atau yang usianya tua," ujarnya.
Sementara itu, rotasi jabatan yang dilakukan terhadap sejumlah Kepala Cabang Dinas (KCD) di wilayah VII, X, dan XIII, Dedi mejelaskan bahwa, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dilakukan disetiap instansi baik pemerintah maupun swasta.
"KCD Wilayah VII, Arief Subakti saat ini bertugas sebagai Kepala UPTD Pelayanan Sosial Griya Wanita Mandiri Dinas Sosial (Dinsos), dan KCD X, Ester Miory telah menjadi Kepala UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinsos," ucap Dedi.
Kemudian Herry Pansila yang semula menjabat KCD XIII, saat ini menjabat sebagai Kepala UPTD Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Logam dan Elektronika Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karawang.
"Beliau merupakan lulusan S2 jurusan elektro di Belanda, beliau saat ini dibutuhkan di Pemkab Karawang, guna menpercepat kinerja disana, selain itu karena penyesuaian basic pendidikan," imbuhnya.
Disinggung latar belakang baik permasalahan individu ataupun kedinasan, Dedi menegaskan bahwa tidak ada indikator lain yang kemudian menlatarbelakangi rotasi jabatan tersebut, semua dilakukan sesuai aturan dan penilaian serta kesesuaian basic pendidikan.
"Sebelum dilakukan rotasi, tentunya ada penilaian sesuai SOP di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat dan hasil kajian Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar mengacu pada aturan yang berlaku," tegasnya.
Terakhir, ada empat orang yang saat ini menempati kursi KCD yang baru dan juga hasil rotasi diantaranya adalah, KCD VII, Firman Oktora, KCD VIII, Dahyar, KCD X, Ambar Triwidodo, KCD XIII, Asep Suhendra, keempat orang tersebut merupakan Kepela KCD yang baru bertugas, sedangkan KCD yang tidak dirotasi yakni KCD I, Dadang Sufyan Syaifullah, KCD III, Asep Sudarsono.
"KCD IV, Ai Nur Hasan, KCD V, Nonong Winarni, KCD VI, Endang Susilastuti, KCD IX, Dewi Nurhulaela, KCD XI, Aang Karyana, dan KCD XII, Abur Mustikawanto, serta KCD VIII, Otin Martini dirotasi menjadi KCD II, sementara I Made Supriatna kini menjabat sebagai Kabid Pembina SMA Disdik Jabar," pungkasnya.@eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!