Pentingnya Perlindungan Risiko Pengangkutan Muatan Lewat Laut

ED
Rabu, 13 April 2022 | 05:14 WIB
Bagikan
Pentingnya Perlindungan Risiko Pengangkutan Muatan Lewat Laut

VISI.NEWS | JAKARTA – Pengangkutan barang (kargo) melalui laut menempati posisi penting. Apalagi salah satu prioritas dari Pemerintahan Kabinet Kerja adalah memperlancar angkutan barang melalui laut, yang dikenal dengan tol laut. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) selama tahun 2021, volume barang yang diangkut melalui laut berjumlah 313,02 juta ton.

Dibandingkan dengan angkutan lewat darat dan udara, pengangkutan lewat laut mempunyai kelebihan. Pertama, volume barang yang diangkut lebih besar. Kapal kargo mampu mengangkat berbagai macam barang mulai dari bahan makanan, batu bara, hingga barang berukuran besar. Kedua, transportasi laut bisa melintasi pulau, negara bahkan benua. Tidak mengherankan jikalau sekitar 77% perdagangan komoditas di dunia selama ini diangkut melalui laut. Pengangkutan barang melalui laut diyakini lebih efesien dan fleksibel karena bisa menjangkau berbagai jenis muatan dengan berbagai ukuran, bahkan selama ini telah menjadi tulang punggung distribusi minyak dan gas (migas) yang berpengaruh besar terhadap stabilitas  perekonomian.

Sama seperti transportasi darat dan udara, pengangkutan lewat laut juga mempunyai risiko. Risiko ini mulai dari kerusakan muatan, kerusakan rangka kapal, kerusakan mesin kapal, kapal tenggelam, kapal terbakar, tabrakan kapal, resiko perang, perampokan dan pembajakan di laut serta pencemaran lingkungan (seperti tumpahan minyak di laut). Risiko ini bisa berdampak bagi perusahaan pemilik kapal dan pemilik barang (kargo) serta stakeholder lainnya.

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) merupakan perusahaan asuransi umum yang memberikan proteksi lengkap bagi berbagai kebutuhan risiko  maritim antara lain asuransi rangka kapal (marine hull) hingga pengangkutan barang (marine cargo) di laut. Budi P. Amir selaku Direktur Pemasaran Asuransi Minyak & Gas menjelaskan bahwa Tugu Insurance telah berpengalaman dalam perlindungan risiko maritim ini selama lebih dari 40 tahun, dan menjadikan pengalamannya serta kekuatan finansialnya sebagai tulang punggung pelayananan asuransi yang prima bagi para pelanggannya. “Produksi premi di 2021 (unaudited) pada induk perusahaan di lini asuransi kelautan mencapai total Rp 265,70 Miliar, antara lain dikontribusikan dari Class of Business (COB) asuransi marine hull sebesar Rp 56,27 Miliar, dan asuransi marine cargo sebesar Rp 209,43 Miliar”, ujarnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.