Program Penjaringan Data Guru 2026 Resmi Dibuka Pemerintah
Guru sedang melakukan proses pembelajaran di ruangan kelas./visi.news/beritanasional.
VISI.NEWS | BANDUNG - Penjaringan Data Guru 2026 resmi dibuka oleh pemerintah melalui program yang ditujukan bagi guru tertentu yang belum memiliki sertifikat pendidik. Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh guru yang memenuhi syarat dapat terdata secara optimal serta memperoleh kesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Program Penjaringan Data Guru ini diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari upaya penataan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik di Indonesia.
Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh guru yang belum tersertifikasi dapat terakomodasi.
“Melalui penjaringan data ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh guru tertentu yang telah mengajar sampai dengan tahun 2023/2024 benar-benar teridentifikasi dan terfasilitasi untuk mengikuti program PPG,” kata Nunuk Suryani dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).
Penjaringan Data Guru 2026 Fokus pada Guru Belum Bersertifikat
Program Penjaringan Data Guru secara khusus menyasar guru yang belum memiliki sertifikat pendidik, meskipun telah aktif mengajar. Berdasarkan hasil verifikasi data nasional, masih terdapat sejumlah guru yang menjadi target program PPG namun belum mengikuti proses pendaftaran hingga tahun 2025.
Nunuk Suryani menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi dasar diluncurkannya Penjaringan Data Guru 2026 agar tidak ada guru yang terlewat dalam proses peningkatan kompetensi.
“Keberhasilan penuntasan program ini akan menjadi titik balik penting dalam sistem pendidikan kita. Ketika seluruh guru dalam jabatan telah tersertifikasi, maka kita memasuki fase baru, di mana PPG akan fokus pada penyiapan calon guru sebelum mereka memasuki profesi,” ujarnya.
“Ini adalah langkah-langkah strategis untuk memastikan bahwa ke depan, setiap guru yang hadir di ruang kelas telah dipersiapkan secara utuh melalui sistem yang terstruktur dan berkelanjutan,” lanjut dia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!