Penggemar K-pop Desak Konser Rendah Karbon Jelang COP30 di Brasil

ED
Jumat, 7 November 2025 | 17:58 WIB
Bagikan
Penggemar K-pop Desak Konser Rendah Karbon Jelang COP30 di Brasil

Industri K-pop terus berkembang pesat, dengan jumlah penggemar yang diperkirakan mencapai 75 juta orang di seluruh dunia pada 2023. Namun, penelitian dari Julie’s Bicycle, sebuah organisasi non-profit asal Inggris, menunjukkan bahwa sekitar 73% emisi karbon dalam industri musik berasal dari penampilan langsung, yang setara dengan emisi karbon dari sekitar 92 ribu mobil per tahun.

Menurut Nunik, ambasador Klimates KPOP4PLANET Indonesia, semakin seringnya bencana alam seharusnya menjadi tanda betapa mendesaknya krisis iklim ini. “Konser rendah karbon adalah cara bagi industri K-pop untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan bumi dan generasi mendatang. Kami ingin penyelenggara konser mendengarkan suara kami sebagai penggemar yang mendambakan konser yang lebih berkelanjutan,” ujar Nunik.

Laporan ini juga didukung oleh Music Sustainability Alliance, Julie’s Bicycle, dan Music Declares Emergency, dan menyerukan agar industri K-pop mengadopsi dan menstandarisasi praktik konser rendah karbon. Hal ini mencakup langkah-langkah seperti mengukur emisi karbon konser, beralih ke sumber energi terbarukan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan meminimalkan emisi terkait perjalanan musisi, kru, dan penonton.

“Industri K-pop memiliki potensi besar untuk memimpin perubahan,” ujar Lewis Jamieson, CEO Music Declares Emergency di Inggris. “Dengan menerapkan praktik terbaik dan mendorong perubahan positif, K-pop dapat menjadi contoh bagi seluruh industri musik global, menunjukkan bahwa pertumbuhan yang cepat tidak harus mengorbankan planet ini.”

KPOP4PLANET, yang didirikan pada 2021, adalah sebuah organisasi iklim yang dikelola oleh penggemar K-pop yang berkomitmen untuk mencintai Bumi dan idola mereka. Sejak awal kampanyenya, organisasi ini telah menyerukan agar K-pop menggunakan kekuatan globalnya untuk menjadi pelopor dalam gerakan keberlanjutan di industri musik.

“Kami tidak ingin mengalami lagi masa ketika konser idola kami harus dibatalkan karena pandemi,” kata Nayeon Kim, juru kampanye KPOP4PLANET di Korea Selatan. “K-pop memiliki kekuatan untuk memimpin, dan kami yakin bahwa konser rendah karbon adalah langkah nyata yang dapat memperkuat reputasi industri ini secara global.”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.