7 Terobosan Luar Biasa Persib: Pengelolaan Sampah Stadion GBLA yang Bikin Kagum
VISI.NEWS | BANDUNG - Pengelolaan Sampah Stadion GBLA menunjukkan terobosan nyata dalam praktik keberlanjutan, dengan total 4.862 kg sampah berhasil dikelola secara terintegrasi pada pertandingan Persib vs Malut United bukti bahwa pengelolaan sampah di stadion bisa ramah lingkungan dan bermanfaat bagi komunitas.
1. Apa Itu Pengelolaan Sampah Stadion GBLA
Istilah Pengelolaan Sampah Stadion GBLA merujuk pada sistem integratif yang dijalankan oleh Persib bersama mitra Jubelo untuk mengelola sampah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Fokusnya tidak hanya sekedar mengumpulkan, tetapi memisah, mengolah, hingga memastikan tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pendekatan ini dikenal sebagai zero waste to landfill sebuah konsep yang sangat sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan di level global.
2. Data Nyata: Total Sampah yang Dikelola pada Pertandingan Persib vs Malut United
Pada laga Persib melawan Malut United di Stadion GBLA, total Pengelolaan Sampah Stadion GBLA mencapai angka 4.862 kg. Tim pengelola mengklasifikasikan jenis sampah sebagai berikut:
- 985 kg sampah organik (31,8%)
- 2.147 kg sampah anorganik (40%)
- 1.730 kg sampah residu (28,2%)
Ini menunjukkan betapa kompleksnya tantangan pengelolaan sampah di acara besar seperti pertandingan sepak bola, sekaligus menunjukkan efektivitas pendekatan yang dilakukan.
3. Pengelolaan Sampah Stadion GBLA dan Konsep Zero Waste to Landfill
Pendekatan Pengelolaan Sampah Stadion GBLA adalah zero waste to landfill, yang berarti tidak ada sampah yang langsung dibawa ke TPA. Semua sampah diproses melalui tahapan:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!