Pengelolaan Sampah Laga Persib vs PSBS: Hebat, 4,8 Ton Berhasil Dikelola
Selain itu, program ini mengajarkan bobotoh suporter setia Persib untuk memiliki kesadaran lingkungan. Mereka aktif berpartisipasi dalam memilah sampah, membuang sampah pada tempatnya, dan mendukung konsep zero waste di setiap pertandingan.
Menurut Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, kesuksesan program ini membuktikan bahwa olahraga dan aksi lingkungan bisa berjalan bersamaan.
“Kami ingin stadion GBLA menjadi contoh, tidak hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Adhi.
Peran Bobotoh dalam Pengelolaan Sampah Laga Persib vs PSBS
Partisipasi bobotoh menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah laga Persib vs PSBS. Mereka membantu memisahkan sampah organik dan anorganik, mengisi kantong sampah yang telah disediakan, dan memastikan limbah dikelola sesuai kategori.
Keterlibatan suporter tidak hanya meningkatkan efektivitas program, tetapi juga menanamkan budaya peduli lingkungan secara kolektif. Ini sejalan dengan kampanye Persib #JagaGBLAJagaPERSIB yang mengajak bobotoh untuk menjaga stadion tetap bersih dan nyaman.
Konsep 'Zero Waste to Landfill' di GBLA
Prinsip zero waste diterapkan secara ketat pada setiap laga kandang Persib, termasuk pertandingan melawan PSBS. Semua sampah dipilah sejak awal:
1. Sampah organik → kompos & pakan maggot
2. Sampah anorganik → dikirim ke pabrik daur ulang
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!