Pengawasan Dan Monitoring Dalam Lapas, Harus Dilakukan Secara Instensif Secara Terus Menerus
VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota Komisi I DPRD Jabar, Reynaldi menyebutkan perlunya pengawasan dan monitoring secara instensif yang harus dilakukan baik oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kanwil bahkan oleh Kepala Lapas (Kalapas) secara langsung.
Hal ini perlu diperhatikan dan terus dilakukan guna memantau kelangsungan keseharian dan aktivitas warga binaan selama berada didalam lapas, menurut informasi baru-baru ini Wakil Menteri (Wamen) Kemenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, melakukan kunjungan ke lapas kelas II A Subang.
"Sudah seharusnya seperti itu terus melakukan pengawasan, monitoring, dan berkenjung ke lapas, agar bisa melihat secara langsung kondisi dalam lapas, memastikan hak warga binaan terpenuhi, begitupun soal fasilitas penunjangnya," katanya.
Selain itu, agar memiliki keterampilan yang kemudian bisa merubah kebiasaan dan karakter warga binaan, maka berbagak pelatihan patut dimaksimalkan, sehingga para warga binaan itu memiliki bekal keterampilan yang nantinya bisa diaplikasikan selepas menjalani masa hukuman.
"Pastikan kondisi fasilitas yang dibutuhkab warga binaan seperti dapuur, toilet itu kondisinya layak, serta beberapa kegiatan yang dilakukan warga binaan lapas seperti kerajinan batik, peternakan ayam, budidaya ikan serta hasil tanaman hidroponik, dan lain-lain harus maksimal," sambungnya.
Kemudian, bagaiman kaiatan dengan kesehatan para warga binaan, negara harus menjamin itu, sehinggan berbagai pelayanan dan fasilitas kesehatan harus dilengkapi sesuai standar, selain itu layanan kunjungan tatap muka harus kembali diberlakukan.
"Jika dua tahun terakhir layanan kunjungan tatap muka itu tidak bisa dilakukan karena pandemi Covid-19, maka untuk saat ini harus kembali diberlakukan, karena hal ini pun bagian dari hak dasar warga binaan," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!