Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

Pengasuh Ponpes Pegang Peran Suksesnya Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

ED
Senin, 11 Oktober 2021 | 18:15 WIB
Bagikan
Pengasuh Ponpes Pegang Peran Suksesnya Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

VISI.NEWS - Keberhasilan terlaksananya vaksinasi Covid-19 di lingkungan pondok pesantren selama ini, tidak terlepas dari peran para pengasuhnya. Hal ini karena dalam memutuskan suatu perkara di lingkungan pondok pesantren harus selalu mempertimbangkan banyak aspek.

"Memang nggih ngoten niku. Nek masyarakat awam niku, vaksin nggih vaksin ngoten mawon (Kalau masyarakat awam itu, vaksin ya vaksin saja). Nek pondok pesantren niku pertimbangane ana dalile, terus wonten wali santrine, wonten wali santrine sing ora patio percoyo nggih wonten (Kalau ponpes itu pertimbangan dalil dan wali santrinya. (Karena) Wali santri yang tidak terlalu percaya ya ada)," jelas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberi sambutan pada kegiatan Peninjauan Vaksinasi Covid - 19 di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Sabtu (9/10/2021)

Terlaksananya vaksinasi di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol membuktikan bahwa santri masih memiliki sam'an wa tho'atan kepada para kyainya. Wagub Taj Yasin berpandangan, ketaatan pada kyai ini penting.

Pesantren adalah sebuah ekosistem. Selain kiai, ustadz, santri dan wali santri, di dalamnya juga mencakup masyarakat sekitar pesantren. Jika santri mau divaksin, maka berdampak pada tumbuhnya kepercayaan masyarakat untuk bersama-sama ikut program vaksinasi.

"Pondok ngadakno vaksin, alhamdulillah permintaane naik (Pondok menggelar vaksinasi, alhamdulillah permintaannya naik). Ini yang kita harapkan dari pemerintahPemerintah niki ngarepno estu para tokoh masyarakat, khususipun tokoh agama niku ngobrak-ngobraki dhateng masyarakatipun (Pemerintah ini berharap sekali para tokoh masyarakat khususnya tokoh agama menggerakkan masyarakat)," harapnya.

Harapan ini disampaikan Wagub, khususnya bagi Kabupaten Magelang karena cakupan vaksinasinya masih tergolong rendah. Data per 26 September 2021, cakupan vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Magelang tercatat 25,29 persen dan dosis 2 baru 11,97 persen.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Timur, KH Muhammad Hafi Firdausy menyampaikan pernyataan senada mengenai ketaatan santri kepada kiai. Setelah pondok pesantren menyebarkan kabar pelaksanaan vaksinasi massal di ponpesnya, masyarakat sekitar menjadi termotivasi ikut vaksinasi.

Menurutnya, Power of Fanatisme ini, lanjutnya, perlu digaungkan karena masyarakat memiliki kepercayaan yang besar terhadap alim ulama.

"Dados (jadi) masyarakat, terutama masyarakat kami, fanatisme terhadap kiai itu masih ada. Jadi pengaruh kiai kersa vaksin niku ternyata nggih wonten (Jadi pengaruh kiai mau vaksin itu ternyata juga ada)," ujarnya. @Andi S

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.