Penetapan Awal Ramadhan 2026 Ikuti Fatwa MUI
3. Musyawarah dan pengambilan keputusan yang kemudian diumumkan kepada masyarakat.
Sidang Isbat ini dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Sejumlah pihak akan hadir dalam sidang tersebut, antara lain perwakilan ormas Islam, kedutaan besar negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, hingga perwakilan Mahkamah Agung.
Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa Kemenag akan mengirimkan para ahli falak ke sejumlah titik rukyah yang dinilai potensial melihat hilal dengan jelas.
Bahkan, tahun ini Kemenag mempertimbangkan Masjid Negara IKN sebagai salah satu lokasi pelaksanaan rukyatul hilal.
“Kalau memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN yang telah diresmikan beberapa waktu lalu sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal,” kata Arsad.
Selain itu, Kemenag juga tengah menyiapkan Peraturan Menteri Agama (PMA) yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan Sidang Isbat.
Menurut Arsad, PMA ini akan menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai landasan pelaksanaan sidang Isbat, sekaligus memperkuat legitimasi proses penetapan awal Ramadhan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!