Penerimaan Pajak Kripto RI Meroket hingga Potensi Bitcoin di Agustus 2024
Fyqieh melihat meski bulan Agustus diawali dengan penurunan, potensi ke depan masih besaruntuk Bitcoin rebound. Menurutnya, ke depan di bulan Agustus, peristiwa FUD seperti Mt. Gox,pemerintah Jerman, atau penjualan BTC yang disita oleh pemerintah AS sudah berlalu.Sentimen publik mungkin akan berbalik ke arah positif yang menjadi lebih bullish sampai akhirtahun mendatang.
Di samping itu, sentimen makroekonomi juga diperkirakan akan membaik melihat komentarKetua The Fed, Jerome Powell, pada konferensi pers FOMC, Rabu (31/7/2024), yang mengatakanbahwa para pejabat sedang mempertimbangkan potensi penurunan suku bunga pada bulanSeptember.
Namun, ia juga mencatat bahwa mereka akan mengevaluasi inflasi dan dataekonomi mendatang sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Pasar keuangan, khususnya sektor kripto, telah menanti-nantikan pembaruan FOMC dankomentar Ketua Fed. Meskipun penangguhan suku bunga telah diantisipasi, komentar Powelltentang potensi penurunan suku bunga pada bulan September memberikan wawasan baru.
Meskipun analis memprediksikan kenaikan harga di atas US$70.000 atau sekitar Rp1,13 miliar,Bitcoin mungkin memerlukan bantuan makro lebih lanjut dalam bentuk putaran inflasi yang lebihrendah dan proyeksi pemangkasan suku bunga Fed, untuk memicu kenaikan harga. LaporanCPI AS dijadwalkan pada tanggal 20 Agustus.
"Investor dan trader akan memantau dengan saksama data ekonomi mendatang, karena datatersebut akan memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan FederalReserve. Potensi pemangkasan suku bunga pada bulan September dapat berdampak signifikanterhadap biaya pinjaman, strategi investasi, dan momentum ekonomi secara keseluruhan," jelasFyqieh.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!