Pendukung Kelompok Teror "PKK" Ubah Paris Jadi Medan Perang, 31 Terluka
Menyusul insiden itu, para pendukung organisasi teroris PKK melukai sedikitnya enam petugas polisi di Paris pada Jumat, menurut media setempat.
Dalam lebih dari 40 tahun kampanye teror melawan Türkiye, PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Türkiye, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
Türkiye telah sering menyuarakan keprihatinan atas toleransi negara-negara Eropa terhadap PKK, namun organisasi teroris tersebut masih mempertahankan kehadiran yang kuat di wilayah tersebut, mampu mengadakan aksi unjuk rasa dan terlibat dalam kegiatan perekrutan.
Badan penegak hukum Uni Eropa, Europol, mengklasifikasikan PKK sebagai kelompok teroris "etno-nasionalis" dan "separatis", dengan mengatakan dalam laporan tahun 2020 dan 2021 bahwa kelompok tersebut masih menggunakan negara-negara Eropa untuk kegiatan propaganda, perekrutan, dan penggalangan dana, meskipun di sebagian besar negara-negara Eropa itu resmi dilarang. @fen/sumber: afp/reuters/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!