Pemulangan Jemaah Haji Jadi Fokus Utama, Menhaj Pastikan Layanan Berlanjut hingga Kloter Terakhir
Kepulangan jemaah haji Indonesia. /visi.news/ist
Evaluasi lainnya menyangkut kualitas layanan petugas haji, baik yang bertugas di kloter maupun non-kloter. Menurut Irfan, hasil evaluasi menunjukkan petugas yang mengikuti pendidikan dan pelatihan secara komprehensif cenderung memiliki performa pelayanan yang lebih baik.
Karena itu, standarisasi pelatihan serta peningkatan kompetensi petugas akan menjadi salah satu agenda utama pembenahan pada penyelenggaraan haji mendatang.
"Kami melihat bahwa kualitas pelatihan sangat berpengaruh terhadap kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan. Karena itu, penguatan kapasitas SDM akan menjadi fokus penting ke depan," ujarnya.
Di bidang kesehatan, Tim Amirul Hajj menyoroti pentingnya penguatan sistem istithaah kesehatan, penanganan jemaah sakit, serta ketersediaan tenaga medis yang memadai.
Menurut Menhaj, aspek kesehatan akan menjadi salah satu prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun depan mengingat mayoritas jemaah Indonesia merupakan kelompok usia lanjut.
"Kami ingin memastikan bahwa jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi aspek istithaah kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan aman," katanya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pembenahan pada fasilitas tenda dan sanitasi, pengurangan penggunaan sampah plastik selama operasional haji, penyempurnaan timeline penyelenggaraan, hingga penguatan tata kelola kontrak layanan agar lebih transparan dan akuntabel.
Dapat Apresiasi dari Arab Saudi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!