Pemuda Itu Harus Mampu Menghidupkan Tradisi Membaca, Menulis Dan Bernalar

ED
Selasa, 13 September 2022 | 01:09 WIB
Bagikan
Pemuda Itu Harus Mampu Menghidupkan Tradisi Membaca, Menulis Dan Bernalar

VISI.NEWS | BANDUNG - Ketua AMPI Jabar sekaligus legislator DPRD Jabar Ahmad Hidayat menyebutkan pentingnya ketajaman bernalar bagi generasi muda, terlebih saat ini tengah memasuki zaman digitalisasi.

Menurut Ahmad, bagaimana kemudian dapat melakukan itu? Sesuai perintah pertama Allah Ta'ala dalam Alquran kepada Nabi Muhammad dan kita sebagai umatnya adalah Iqra' Bismirabbik (membaca dengan nama Tuhan).

“Itu seakan-akan mengajak kaum muda Islam untuk aktif bernalar, bagaimana caranya, yaitu melakukan penelusuran perihal fakta dan kebenaran, kemudian melakukan perbandingan, untuk selanjutnya diri kokoh dengan keimanan dalam Islam,” katanya.

Soal penalaran yang dimaksudkan, kata Ahmad, mengambil sahabat Nabi SAW, Bilal bin Rabah sebagai contoh, menurutnya, Bilal itu budak tapi begitu mendengarkan wahyu Alquran, hidup akalnya hingga terjadi penalaran.

“Kalau Alquran mengatakan bahwa manusia dibuat oleh Tuhan dari segumpal darah, maka apa landasannya dalam realitas kehidupan, ada manusia dijadikan budak dan lainnya memperbudak, pasti ini cara berpikir yang salah,” sambungnya.

Kemudian, Bilal bin Rabah melakukan penelusuran terhadap ayat itu sendiri, ternyata yang membawa ayat itu adalah Muhammad, sosok yang jelas sejak kecil tidak sekalipun berdusta, berarti ayat ini benar, benar-benar dari Tuhan.

“Karena yang menyampaikannya pun manusia pilihan. Bilal pun teguh dalam keimanannya prinsipnya pemuda itu harus segera menyadari diri sebagai generasi bangsa yang mulai menghidupkan tradisi membaca, menulis dan tentu saja bernalar,” ujar Ahmad.

Terakhir, menurut para ahli, bangsa ini diperkirakan akan mengalami perubahan di tahun 2045, dimana tahun tersebut disebut dengan tahun emas, oleh karenanya sangat penting bagi pemuda untuk terus menggali dan mengasah potensinya.

“Bangsa ini akan berubah dan  tahun 2.045 akan jadi generasi emas, jika kita semua mulai detik ini mengaktifkan nalar yang menuntun diri berpikir dan bertindak atas dasar iman dan takwa kepada-Nya. Jadi, mulailah tradisi Iqra' Bismirabbik dengan benar,” pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.