Pemkot Solo Izinkan Taraweh dan Sholat Ied Tapi Larang Buka Bersama
VISI.NEWS | SOLO - Menjelang bulan suci puasa Ramadan 2022 ( 1443 Hijriyah) yang tinggal beberapa hari lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ancang-ancang untuk menggelar serangkaian kegiatan bertajuk "Semarak Ramadan 2022".
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di depan peserta rapat persiapan "Semarak Ramadan 2022", di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Selasa (22/3/2022), mengatakan, rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan 2022 ini dicoba berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Setelah berbagai kegiatan religi di bulan Ramadan 2 tahun berturut-turut dibatasi akibat PPKM, menjelang lebaran tahun ini Pemkot Solo melonggarkan aktivitas masyarakat terutama untuk mendorong agar roda ekonomi di Kota Solo berputar.
"Angka penyebaran Covid - 19 sudah menurun dan angka kesembuhan juga membaik. Kita mulai menggenjot roda ekonomi. Bulan Ramadan ini momen yang baik sekali untuk pemulihan ekonomi. Momen sangat baik, karena akan berlangsung pertemuan G20 sebentar lagi. Tidak perlu takut repot. Apabila ada keruwetan, justru ekonomi kita semakin cepat tumbuh. Asal kita juga menjaga protokol kesehatan secara ketat," ujar Gibran.
Dalam upaya menggenjot roda perekonomi Kota Solo tersebut, menurut wali kota Solo, Pemkot Solo merancang kegiatan "Semarak Ramadan" berupa kegiatan religi yang dipadukan dengan pagelaran budaya.
Selama bulan Ramadan sampai sehabis lebaran, Pemkot Solo akan memasang lampu hias berupa lampion berbentuk ketupat, lampu ting atau lentera, permainan cahaya lampu ambience yang dipadukan dengan pertunjukan musik religi, pesta takjil.dan bazaar UMKM.
"Kita warga Solo sekarang sudah 33 sampai 34 persen yang vaksin booster. Kita akan kejar, dalam 40 hari mendatang mencapai 70 persen, sehingga pas lebaran tidak ada kenaikan kasus Covid - 19. Vaksinasi booster kita fokuskan ke warga lansia," jelasnya.
"Semarak Ramadan 2022" dijadwalkan berlangsung lebih sebulan dari 2 April 2022 hingga 9 Mei 2022. Kendati demikian, Pemkot Solo memastikan pelaksanaannya masih menunggu instruksi pemerintah pusat, apakah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan atau hanya pemasangan lampu hias beserta pernak - pernik Ramadan saja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!